Terkini.id, Jakarta – Pendeta Saifudin Ibrahim mengajak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tobat dengan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Ajakan Pendeta Saifudin kepada Anies Baswedan untuk tobat dengan menerima Yesus sebagai Tuhan itu ia sampaikan lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Jaya Inspirasi, seperti dilihat pada Selasa 10 Mei 2022.
Dilihat dari video berjudul ‘Saifudin Ibrahim Ajak Anies Baswedan Terima Yesus Sebagai Tuhan dan Juru Selamat’ itu, Pendeta Saifudin mengajak Anies untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat.
Pasalnya, kata Saifudin, jika Anies terima Yesus sebagai juru selamat maka mantan Mendikbud RI itu akan terus dipakai Tuhan.
“Saya mengajak Bapak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat. Sebab jika Bapak terima sebagai juru selamat maka Bapak akan terus dipakai oleh Tuhan,” ujar Saifudin.

- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Menurut Saifudin, jika Anies mengubah keyakinannya dengan menerima Yesus sebagai Tuhan maka mantan Mendikbud RI itu akan menjadi sosok luar biasa.
“Dari perubahan kiblat ini akan membuat Bapak menjadi luar biasa. Di usia 53 tahun adalah usia untuk bermawas diri,” tuturnya.
Oleh karena itu, Pendeta Saifudin mengajak Anies Baswedan untuk segera tobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat.
“Saya mengajak Bapak untuk bertobat, terima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat,” kata Saifudin Ibrahim.
Lebih lanjut, Saifudin pun meyakini jika Anies menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan maka ia akan menjadi presiden NKRI.
Sebaliknya, menurut Pendeta Saifudin, jika Anies Baswedan tidak tobat dengan menerima Yesus sebagai Tuhan maka Gubernur DKI Jakarta itu tidak bakal menjadi presiden.
“Maka Bapak akan menjadi Presiden NKRI. Tetapi kalau Bapak terus begini, tidak mungkin Bapak menjadi presiden,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
