Terkini.id, Jakarta – Jozeph Paul Zhang membeberkan pengakuannya, mulai dari bulan Ramadan hingga opininya terkait Front Pembela Islam alias FPI.
Seperti diketahui, nyali YouTuber penista agama tersebuti kian menjadi-jadi usai namanya digaungkan di mana-mana.
Setelah menistakan agama Islam, ia kemudian turut menyeret-nyeret agama Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang adalah Kristen.
Lalu belum lama ini, Jozeph Paul Zhang juga membeberkan pengakuan terkait bulan suci Ramadan.
Menurutnya, dari dulu bulan puasa alias Ramadan merupakan bulan yang paling tidak nyaman, apalagi jikalau sudah dekat-dekat dengan Lebaran Hari Raya Idul Fitri.
- Paul Zhang Kenal M Kece? Tanggapi Penangkapannya: Sudah Saya Bilang Kenapa ke Bali!
- Singgung Siksaan Hari Akhir, Paul Zhang: Yahya Waloni, Muhammad, dan Semua Orang Islam Pasti Masuk Neraka!
- Setelah Muhammad Kece, Tokoh Tionghoa: Jozeph Paul Zhang Juga Harus Ditangkap
- Geram Alkitab Dikritik, Jozeph Paul Sebut Rasulullah Sesat: Mending Kayak Saya, Langsung Hajar Sikat Muhammad!
- Fadli Zon: Yang Hina Islam Dibiarkan Saja, Bagaimana Rakyat Mau Percaya Hukum Adil?
“Dum dum breng, Sarimin pergi ke pasar. Itu udah paling mengerikan, horor banget,” ungkap Jozeph Paul Zhang terkesan mengejek, seperti dikutip terkini.id dari GenPi.co pada Selasa, 27 April 2021.
Untuk itu, di mata publik, ia pun terkesan sangat berani dan bahkan seolah menantang sejumlah tokoh penting.
Namun, tak disangka rupanya Jozeph Paul Zhang takut pada Front Pembela Islam (FPI) alias ormas tersebut membuat nyalinya ciut.
Ya, secara blak-blakan Jozeph mengaku takut pada FPI. Bahkan, ia sangat khawatir jikalau ormas tersebut sampai membakar rumahnya.
Untuk itu, ia pun merasa sangat bersyukur lantaran saat ini tak sedang tinggal di Indonesia.
Adapun hal itu ia katakan pasca ditetapkannya dirinya sebagai tersangka kasus penistaan agama.
Tepatnya dalam sebuah video YouTube miliknya, di mana ia mengaku bersyukur tak berada di Indonesia karena khawatir rumahnya diserang FPI.
Menurutnya, jika kini ia menjadi buronan dan tinggal di Indonesia, maka pihak berwajib seperti intel akan mengintainya.
Lebih parah lagi, kata Jozeph, ormas-ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) akan menghukumnya dengan cara membakar rumahnya.
“Di depan sudah intel nongkrongin, FPI nongkrongin. Bagus intel, palingan dicokok gini saja,” beber Jozeph Paul Zhang.
“Kalau FPI dibakar rumahnya. Itu kan fakta teman-teman yang dicokok,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
