Pengakuan Saksi Penembakan Pedagang Kopi, Korban Sedang Merokok Tiba-tiba Ditembaki

Pengakuan Saksi Penembakan Pedagang Kopi, Korban Sedang Merokok Tiba-tiba Ditembaki

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang pedagang kopi di Jakarta, Agus Sumpena (50), ditembak tiga orang tak dikenal saat menjalankan aktivitasnya menjual kopi.

Tiga orang memakai masker penutup wajah memberondong Agus dengan tembakan airgun pada Jumat dini hari, 20 Desember 2019.

Pria yang mengeksekusi korban diduga salah sasaran, karena salah satu rekannya sempat berujar ‘bukan dia orangnya, salah sasaran’.

Beruntung, Agus Sumpena selamat setelah pihak medis rumah RS Cahya Kawaluyaan Padalarang, mengangkat dua proyektil yang bersarang di dahi dan rahang.

Seorang saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, Nana Targana (67), mengatakan hanya bisa tercengang ketika pria berbadan besar dan memakai masker penutup wajah memberondong Agus dengan tembakan airgun.

Baca Juga

“Yang datang tiga orang, turun dari mobil Avanza warna putih. Posisi saya di sebelah kiri Agus, membelakangi pelaku,” kata Nana, seperti dilansir dari Detik, Minggu, 22 Desember 2019.

Nana menceritakan, awalnya ia mengira ketiga pelaku adalah konsumen yang hendak membeli kopi ke Agus. Namun, tak lama kemudian ia mendengar letusan senjata api dari para pelaku.

“Saya segera teriak kalau di sini tuh pedagang semua yang baru datang. Lalu di antara mereka (pelaku) ada yang bilang, ‘bukan yang ini bang, bukan yang ini’,” ujar Nana menirukan perkataan salah seorang pelaku.

Pada saat kejadian, ia hanya berjarak sekitar dua meter dari pelaku dan korban.

“Banyak darah berceceran, kami berteriak berusaha menjelaskan situasi. Akhirnya ketiga orang itu masuk ke mobil dan masuk ke GT Padalarang dengan santai,” kata Nana.

Setelah korban ditembaki para pelaku, para pedagang mencoba menulis plat nomor kendaraan pelaku untuk dilaporkan ke pihak berwajib. Namun, plat nomor kendaraan yang digunakan para pelaku tak terdaftar.

Nana dan para pedagang lainnya di lokasi kejadian mengaku trauma akibat peristiwa itu.

“Jelas kami pedagang merasa trauma dengan kejadian ini, orang sedang merokok sambil berjualan tiba-tiba ditembaki,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.