Sindir Cak Imin Dinilai Terlalu Cepat Jadi Capres, Pengamat Politik: Orang Baru Dikenal Tiba-Tiba Yakin Mau Dipilih

Sindir Cak Imin Dinilai Terlalu Cepat Jadi Capres, Pengamat Politik: Orang Baru Dikenal Tiba-Tiba Yakin Mau Dipilih

R
Yulneidi Nurwansyah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaIpang Wahid selaku pengamat komunikasi politik memberikan sindiran pedas terhadap Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang dinilai terlalu cepat menjadi calon presiden (capres).

Lewat channel YouTube Akbar Faizal Uncensored, Ipang Wahid memaparkan perbandingan langkah Cak Imin dengan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Ipang Wahid mulanya memberikan penjelasan perihal langkah seorang politisi yang serius terjun dalam Pemilu legislative ataupun Pilpres.

Menurutnya ada enam langkah yang harus dilalui para politisi jika ingin terpilih oleh rakyat dalam Pemilu.

Enam langkah tersebut adalah dikenal, diketahui, disukai, diyakini, dipercaya dan dipilih.

Baca Juga

“Saya selalu megang enam ini. Pertama harus dikenal, baru diketahui setelah itu orang suka ga. Setelah dia suka dia yakin, dipercaya dan dipilih,” ucap Ipang Wahid dalam YouTube Akbar Faizal Uncensored yang dilihat Jumat 1 Juli 2022.

“Permasalahannya adalah sekarang, ada orang baru dikenal, dan diketahui tiba-tiba yakin mau dipilih. Ada fase yang melompat,” ungkapnya.

Ipang menuturkan bahwa Cak Imin memang dikenal dan diketahui masyarakat sebagai Wakil Ketua DPR dan juga Ketua Umum PKB.

“Permasalahannya dia disukai  apa ga, kita kan belum tahu. Diyakini apa ga, dipercaya apa ga, dipilih apa ga, tiba-tiba dari level nomor 2 langsung masuk Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden 2024. Saya bilang terlalu cepat,” beber Ipang.

“Ya saya tidak menyalahkan beliau, ya monggo saja, tapi saya meyakini tanpa orang disukai, diyakini, dipercaya, susah mau tiba-tiba ujug-ujug itu ga bisa,” imbuhnya. 

Kemudian Ipang membandingkan sosok politisi lain yang dinilai akan maju dalam Pilpres 2024 mendatang seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“Saya tidak pernah melihat Mas Anies mengeluarkan tulisan Calon Presiden 2024 yang dikeluarkan ABW sendiri ga ada atau Mas Ganjar ga pernah ada. Ga penting juga, itu kan masih lama,” tandas Ipang.

Ipang mengungkapkan bahwa hal terpenting adalah bagaimana memperkuat sosok diri sendiri agar terpilih oleh masyarakat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.