Tertini.id, Makassar – Terkait perseturuan yang diduga Pengawas Proyek Kontruksi Fisik Pembangunan Pasar Keppe II dengan seorang wartawan saat hendak meliput kegiatan, kini akan ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian luwu.
Akibat, pengawas proyek Inisial HS dinilai berlebihan dan melakukan intimidasi terhadap wartawan inisial ST saat peliputan.
Wartawan ST pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Luwu atas dugaan pengancaman.
Melalui AKP Jon Paerunan Kasatres Polres Luwu menyampaikan bahwa Polres Luwu akan menindak lanjuti pelaku pengancaman terhadapt wartawan.
Ia mengatakan kami baru terima laporan atau pengaduan, akan kami tindak lanjuti,”tegasnya, Rabu, 6 Oktober 2021 kutip dari informakassarnet
Adapun Kronologi, perseturuan tersebut yang berawal saat, seorang ST hendak melakukan peliputan kegiatan, tak berselang beberapa jam, pengawas proyek yang HS disebut mengancam wartawan berinisial ST.
Selain mengancam, ST juga didatangi oleh beberapa rekan kerja pengawas dan memaksa untuk memperlihatkan surat tugas liputan meskipun identitas pers-nya sudah diperlihatkan.
Saat itulah, terjadi cekcok mulut hingga intimidasi terhadap ST dan berakhir pada pengusiran rekan-rekan wartawan di lokasi, Selasa, 5 Oktober 2021 sekitar pukul 13.30 wita
Seorang Wartawan ST mengatakan bahwa situasi pada saat itu sudah tidak memungkinkan, upaya koordinasi, komunikasi serta klarifikasi, dan menjunjung tinggi etikad profesi, namun ditanggapi lain oleh pihak pengawas. Dikutip dari infomakassar.net
Setelah itu, HS terus mendorong wartawan keluar dan terus memaksa untuk pulang,
“kalau kamu tidak pulang maka saya paksa kau pulang,” tegas HS.
Sekedar diketahui, proyek Fisik Pembangunan Pasar Rakyat Keppe sudah menelan anggaran sebanyak 2,2 Miliar pada 2020 menggunakan APBN yang dimenangkan oleh CV Ananda Utama alamat Jl. Louhan Blok C 176 Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur, Palopo dengan kode tender 2930502.
Kemudian mendapatkan kembali anggaran pada 2021 sebanyak 4,1 Miliar menggunakan APBN yang dimenangkan oleh CV Adhitya Jl. Pattimura No. 7a Kota Palopo dengan kode tender 4273506.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
