Perempuan di Gowa Meninggal Dunia Usai Proses Coklit, Petugas: Saya Pantarlih Bukan Penjemput Maut

Perempuan di Gowa Meninggal Dunia Usai Proses Coklit, Petugas: Saya Pantarlih Bukan Penjemput Maut

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini, Gowa– Seorang petugas Pantarlih TPS 009, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Salawati Dg Ngintang mengaku kaget, usai orang yang dicoklit tiba-tiba meninggal dunia.

Hal itu berdasarkan pengakuannya sendiri melalui video berdurasi 1 menit, 3 detik yang beredar di media sosial seperti Whatsapp.

Dalam video tersebut, Salawati mengaku melakukan coklit kepada salah satu perempuan di wilayah TPS 009, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada pukul 7 pagi.

“Jam 7 saya datang, Setelah saya masuk melakukan coklit, saya sempat angkat tangannya untuk tandatangan,” ungkapnya dalam video tersebut.

Setelah menyelesaikan coklit, Salawati beranjak keluar dari rumah tersebut. Namun tiba-tiba dia mendapatkan kabar bahwa orang yang baru saja dicoklit meninggal dunia.

Baca Juga

“Setelah saya sudah melakukan coklit, saya keluar, Tiba-tiba saya dengar meninggal ki mamaku,” umbarnya.

Mendengar berita duka tersebut, dia sontak merasa kaget.

“Saya berinisiatif kenapa bisa. Astaga semoga bukan ji saya. Saya cuma Pantarlih bukan penjemput maut. Astaga kagetka setengah mati,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, perempuan yang meninggal tersebut bernama, Kamaria Dg Bau, dikarenakan sakit.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa, Suardi Mansing membenarkan kejadian tersebut yang terjadi di TPS 009, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

“Iya benar kejadiannya kemarin (29 Juni 2024),” kata Suardi Mansing, Senin 1 Juli 2024.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.