Terkini.id, Makassar – Dalam rangka memeringati Hari Kartini tahun 2021 Pojok Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan mengadakan diskusi virtual mengusung tema, Perempuan Inspiratif, Selamatkan Bumi, Rabu 21 April 2021.
Acara yang berlangsung pada pukul 13.30 WIB tersebut diisi oleh narasumber yang didominasi perempuan-perempuan hebat dibidangnya masing-masing, yakni Laksmi Dhewanti, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK. Dr. Mariana Lubis, Kepala Pusat BP2SDM, KLHK. Hening Parlan, Manager Stakeholder Engagemment MFP4.
Narasumber berikutnya, Neneng Anengsih, Penyuluh Penyelia UPTD KPH Bali Utara Dinas Kehutanan dan LH Provinsi Bali. Euis Maryati, Ketua kelompok Tani Dewi Sri Cianjur Jawa Barat. Santi, S.Hut, Polisi kehutanan Muda, Seksi I Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi dan Indarwati, Penyuluh Kehutanan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam menjaga hutan Polisi Kehutanan mempunyai peran vital yakni melaksanakan perlindungan dan pengamanan hutan, kawasan hutan, hasil hutan tumbuhan dan satwa liar. Kemudian mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat dan perorangan atas hutan, kawasan hutan, hasil hutan, tumbuhan dan satwa liar, investasi, serta perangkat yang berhubungan dengan pengelolaan hutan, demikian disampaikan Santi, S.Hut selaku Polisi Kehutanan Muda di Seksi I Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi. Rabu, 21 April 2021.
“Tugas itu bukan hanya peranan Polhut laki-laki saja, tapi sebagian sudah diambil oleh Polisi Kehutanan perempuan,” sebut Santi.
- Indibiz KTI Gelar Join Talks Spesial Kartini, Bahas Ekspresi Diri Perempuan
- Mendobrak Stigma, PT Vale Sukses Transformasi Kesetaraan Gender di Lingkungan Perusahaan dengan Optimal
- Peringati Hari Kartini, Four Points Makassar Perkuat Peran Perempuan di Dunia Perhotelan
- Ketua TP PKK Kendari: Perempuan Harus Mandiri dan Berkontribusi
- Hari Kartini, Camat Ujung Pandang: Saatnya Perempuan Tunjukkan Kualitas dan Kepemimpinan
Selanjutnya Santi menerangkan, sebagai Polisi Hutan perempuan memilki peran memberikan supporting di rumah tangga juga mendukung tugas-tugas diluar sebagai Polhut yakni perlindungan, pengamanan, pelestarian kawasan hutan di Indonesia.
“Peranan ini setara dengan kaum pria, dikatakan sama bagaimana dia melakukan patroli bersama laki-laki, pengamanan pelaku, pengamanan barang bukti mengamankan kawasan hutan hingga di tingkat tapak baik di resort-resort di lokasi terpencil sekalipun,” kata Santi kepada media.
Dirinya menambahkan dalam proses penegakan hukum banyak ASN Polisi Hutan perempuan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dari mengurus rumah tangga menjadi penyidik yang profesional.
“Banyak kasus sudah ditangani PPNS maupun Polhut perempuan, ini contoh perempuan dan laki-laki memiliki peran yang sama, perempuan juga bisa menjaga hutan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Santi menjelaskan bagaimana Polisi Kehutanan perempuan melakukan tugasnya dalam menghadapi penjahat lingkungan hidup dan kehutanan. “Polhut perempuan juga terlibat dalam menghadapi penjahat illegal loging, pertambangan, penjahat lingkungan,” tutur Santi.
Tantangannya sekarang adalah bagaimana menghadapi aksi-aksi kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan yang terorganisir yang banyak menggerakkan stakeholder lain atau oknum-oknum yang bermain.
“Profesi seorang polhut perempuan saat ini semakin meningkat seiring dengan modus operandi yang juga meningkat, dibutuhkan keberanian seorang Polhut perempuan menempatkan diri dalam situasi konflik serta bertindak secara profesional,” ungkap Santi yang tercatat sebagai salah satu Polhut Perempuan inspiratif di Seksi Wilayah I Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi.
Setelah menyampaikan materi dalam diskusi virtual dipojok iklim, Santi merasa eksited ternyata Kartini-kartini jaman sekarang juga sangat dihargai bisa memberikan support bagi perempuan dan polhut-polhut perempuan diluar sana untuk lebih berkarya bersama laki-laki dalam melestarikan dan menjaga hutan Indonesia.
Terkait paparan narasumber lainnya, Santi mengatakan sangat bagus apalagi narasumber yang hadir mengisi diskusi virtual merupakan penyuluh-penyuluh perempuan hebat, menginspirasi perempuan untuk berbuat lebih banyak lagi.
“Dalam masa pandemi ini bukan halangan untuk lebih berkarya, di Polhut sendiri untuk lebih menjaga hutan tanpa mengabaikan protokol kesehatan covid-19 yang harus dipatuhi yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membawa handsanitizer dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
“Saya rasa pandemi covid-19 ini bukan halangan untuk tetap bekerja dalam menjaga kelestarian, keamanan dan perlindungan terhadap kawasan hutan dan hasil hutan,” Santi menimpali.
Ketika disinggung Hari Kartini sebagai bentuk bela Negara, secara tegas Santi menandaskan, hari Kartini bisa dikatakan sebagai salah satu cara bela negara, ini merupakan momentum bagi perempuan Indonesia untuk lebih maju.
“Polisi Kehutanan itu pekerjaannya luar biasa berat, setidaknya ada 3 hal yang harus dipahami Polisi Kehutanan, pertama modus di dalam konteks pelanggaran hutan, kedua aktor dan ketiga dampak. Tanpa memahami 3 hal tersebut pekerjaan sebagai Polisi Kehutanan tidak akan berhasil. Untuk itu harus mengalahkan ego sendiri karena memiliki sekian banyak peran, baik sebagai keluarga dengan perannya sebagai perempuan dan peran sebagai Polisi Kehutanan” urainya lanjut.
Mengutip pesan Kartini dalam bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang, ia menuturkan, “Tiada awan di Langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan, kehidupan manusia serupa alam”
“Perempuan adalah insan yang lemah tetapi kelemahan itu dijadikan kekuatan untuk bisa menjalankan tugas menjaga lingkungan hidup dan kehutanan yang lebih baik kedepannya,” pungkas Santi.
Suksesnya acara ini tidak terlepas dari dukungan moril serta arahan Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.,MH. Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Achmad Yusuf Arif, SH.,MH dan Kepala Seksi Wilayah I Muhammad Amin, SH.,MH.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
