Terkini, Makassar – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Tello terus berkomitmen untuk mendorong keterlibatan dan pengembangan Perempuan melalui berbagai program.
Melalui Program Srikandi, PLN IP melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama di Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 30 Oktober 2024.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional 2024 sekaligus peresmian Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pertanian Terpadu di wilayah tersebut.
Indirah Dian dan Indah selaku perwakilan dari Srikandi PLN Indonesia Power UBP Tello turut hadir bersama Tim CSR UBP Tello, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat untuk mendukung inisiatif ini.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Maros, Kepala Dusun, Kepala Desa, Camat Tompobulu, serta Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, & Perdagangan Kabupaten Maros.
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
- Tak Ingin Inovasi Hilang Begitu Saja, Polbangtan Kementan Perkuat Kompetensi Dosen dalam Penyusunan Paten
- Rasakan Euforia Piala Dunia 2026 di MYKO Hotel Makassar
Partisipasi dari para pemangku kepentingan daerah ini menjadi wujud nyata sinergi antara PLN Indonesia Power dengan pemerintah dan masyarakat setempat dalam upaya memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Srikandi PLN dan seluruh peserta melakukan penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.
Penanaman pohon ini diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan memitigasi perubahan iklim melalui peningkatan daya serap karbon di area desa Bontomanurung. Program ini juga dirancang sebagai langkah awal bagi terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Bersamaan dengan itu, peresmian program pertanian terpadu oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Ujung Bulu turut menjadi agenda utama. Program ini meliputi berbagai pelatihan, pendampingan, dan dukungan sumber daya yang diberikan kepada para petani di Desa Bontomanurung.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para petani dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas dalam mengelola lahan secara efektif dan menghasilkan produk pertanian yang bernilai tinggi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
