Terkini.id, Makassar – Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR) Sulawesi Selatan bersama Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) cabang Makassar kembali melakukan unjuk rasa di ujung jalan Pettarani, kota Makassar, selasa (27/09/2022).
Unjuk rasa kali ini digelar dalam rangka memperingati hari tani nasional tahun 2022.
Massa aksi tersebut terlihat mulai memadati area depan kampus Unismuh Makassar sekitar pukul 14:30 WITA, sebelum melakukan long march ke titik aksi di ujung jalan Pettarani.
Hadir sebagai kordinator lapangan, Imam menyebutkan beberapa isu tuntutan.
“Ada empat tuntutan umum yang juga menjadi kebutuhan rakyat yang kami ajukan, yaitu wujudkan jaminan sosial, terus ruang demokrasi seluas-luasnya untuk seluruh rakyat, jangan ada lagi represivitas terhadap gerakan rakyat, kemudian yang ketiga hapus utang luar negeri, serta sita harta dan aset para koruptor,” Tuturnya.
- Jeneponto Satukan Langkah, Komitmen Bersama Percepat Penurunan Stunting Demi Generasi Berkualitas
- GESIT DATA PRESISI, Terobosan Pemkab Jeneponto Wujudkan Satu Data Terpadu Percepat Penurunan Stunting
- HUT ke-48, Bupati Andi Asman Luncurkan Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian'
- Adira Expo Takalar 2026 Hadirkan Solusi Finansial untuk Liburan Keluarga yang Lebih Nyaman
- Mentan Amran Jawab Isu "Pesta Babi" di Merauke: Yang Kami Bangun Adalah Pesta Pangan
Imam juga menyampaikan harapannya agar di momentum hari tani ini, pihak pemerintah dapat menjamin stabilitas harga komoditas dagang para petani di seluruh daerah yang dinilai cenderung mengalami penurunan harga pasca panen.
Selain itu, Syamsul yang merupakan kordinator KPR Sulawesi Selatan turut menambahkan mengenai perlunya pelaksanaan reforma agraria sejati oleh pemerintah
“Jadi reforma agraria itu memiliki cakupan yang luas, bukan hanya sekedar sertifikasi tanah yang selama ini diberlakukan pemerintah, jadi reforma agraria itu bagaimana segala sumber daya alam baik di tanah, laut maupun udara itu dikelola untuk kemakmuran rakyat sebesar-besarnya sesuai dengan amanat undang-undang,” pungkasnya.
Unjuk rasa tersebut berjalan tertib dengan pengawalan oleh beberapa pihak kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar titik aksi, hingga massa aksi mulai membubarkan diri pada pukul 17:00 WITA, setelah melakukan orasi secara bergantian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
