Terkini, Jeneponto – Masalah stunting bukan lagi sekadar isu kesehatan semata, melainkan tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang menentukan masa depan suatu daerah. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Jeneponto kembali menegaskan tekad dan keseriusannya dengan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, Jumat, 5 Juni 2026.
Pertemuan strategis ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir. Kehadiran pimpinan daerah tertinggi ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.
Suasana rapat semakin menguatkan rasa kebersamaan dengan kehadiran para perwakilan unsur pimpinan daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tidak ketinggalan, para Camat dan seluruh Kepala Puskesmas yang bertugas sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan dari seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto juga turut hadir dan duduk bersama dalam forum tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai wujud nyata komitmen kokoh Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendukung penuh pelaksanaan Program Prioritas Nasional (ProSN) yang digagas pemerintah pusat. Upaya percepatan penurunan angka stunting yang menjadi agenda besar nasional ini kini digaungkan dan dijalankan dengan semangat yang sama di tanah Jeneponto.
Dalam arahannya yang menggetarkan hati seluruh peserta rapat, Bupati H. Paris Yasir menegaskan bahwa penanganan masalah ini tidak boleh dilakukan secara parsial atau setengah hati. Diperlukan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan agar hasil yang dicapai dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

- Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang
- Oronamin C Gelar Roadshow "NAMI ON MISSION" di Makassar, Sasar 10.000 Anak Muda dengan Kampanye Hidup Sehat
- Tumbuh Fantastis Hingga 44 Persen, BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini
- Bupati Gowa Sambut Kepulangan 386 Jemaah Haji Kloter 5, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci
- Asmo Sulsel Perkuat Peran dalam Pemberdayaan UMKM dan Ekosistem Komunitas
“Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen penuh untuk melakukan penanganan secara terintegrasi, konvergen, dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi yang sehat dan produktif,” tegas H Paris Yasir di hadapan para peserta rapat.
Lebih jauh ia menjelaskan, pertemuan ini menjadi momen krusial sebagai wujud implementasi nyata dari program nasional tersebut di tingkat daerah. Rakor ini menjadi wadah strategis untuk melihat sejauh mana capaian yang telah diperoleh, mengevaluasi kendala yang ada, sekaligus memperkuat jalinan kerja sama dan sinergitas antarinstansi.

“Mengingat pentingnya agenda rapat ini dalam menentukan arah kebijakan penanganan stunting di daerah kita, maka seluruh elemen harus bersatu padu. Langkah apa yang telah dilakukan, apa yang kurang, dan apa yang harus diperbaiki, semuanya kita bahas dan cari solusinya di sini agar ke depan kita semakin mantap dan tepat sasaran,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, semakin jelas tergambar bahwa di Jeneponto, penanganan stunting adalah tanggung jawab semua pihak. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, semuanya memiliki peran vital yang harus disatukan dalam satu gerakan besar demi mewujudkan Jeneponto yang lebih sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
