Terkini.id, Jakarta – Perang melawan narkoba yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa disebut berhasil sepanjang 2019. Terbukti peringkat penyalahgunaan narkoba di DKI Jakarta turun dari posisi 1 besar menjadi 3 di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan, peringkat penyalahgunaan atau pengguna narkotika di provinsi DKI Jakarta pada tahun 2019 mengalami penurunanini menurun drastis. Dari semula pada tahun 2018 diposisi pertama sebagai provinsi penyalahgunaan narkoba tertinggi, kini turun ke posisi ketiga nasional. Hal itu diinformasikan Anies Baswedan melalui akun instagramnya.
“Hasil survey tahun 2019 pengguna narkoba DKI Jakarta turun ke peringkat 3 dari peringkat 1 pada tahun 2018. Demikian disampaikan lrjen Arman Depari, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Balaikota DKI kemarin,” tulis Anies Baswedan melalui Instagram pribadinya @aniesbaswedan.
https://www.instagram.com/p/B7peKyzAyRQ/?utm_source=ig_web_copy_link
Ia mengatakan, pihaknya patut bersyukur atas perbaikan tersebut. Menurut orang nomor satu ini, Pemprov DKI Jakarta akan terus berkolaborasi mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) BNN.
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- PSI Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta Anies Baswedan
- Pengunjung Padati Sejumlah Tempat Wisata di DKI Jakarta di Libur Tahun Baru 2023
- Penjabat Gubernur DKI Jakarta Lantik Sejumlah Pejabat, Wartawan Dilarang Liput
- Peringati HUT Sulsel 353, KKSS DKI Jakarta Gelar Bazar UMKM di Hotel Borobudur
“Pemprov DKI Jakarta akan terus berkolaborasi mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) BNN,” tutup Anies Baswedan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
