Terkini.id, Jakarta – Akibat beredarnya unggahan video pemuda yang menyebut baliho bergambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai orang yaman, kini Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar buka suara.
Hal tersebut disampaikan Michael Victor melalui sebiah keterangan tertulis belum lama ini.
Di mana dalam keterangannya, PSI tampak memberikan pembelaan kepada Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ia pun menegaskan jika PSI merupakan partai anti rasisme.
“Kita harus sudahi perpecahan, dan PSI tegas menolak rasisme oleh siapapun kepada siapapun. Menilai seseorang harus bicara ide dan gagasan,” katanya.
Menurut dia, narasi berbau rasisme tersebut sangat merusak perdamaian Tanah Air. Dikutip dari Populis. Rabu, 3 Mei 2022.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Bahkan, pihaknya merasa narasi tersebut harus segera dihentikan agar Pilpres 2024 tidak dicederai.
“Kami tentunya tidak bisa terima narasi yang seperti ini. Tidak hanya soal Pak Anies, ini soal menjaga Keindonesiaan kita,” tegas dia.
“Bersikap rasis dan mengungkit SARA untuk menjatuhkan orang membuat makin sempit pikiran kita. Makin tidak ada ujungnya hina-hinaan, bahkan bisa terus sampai 2024 kalau tidak disetop,” sambungnya.
Sebelumnya, seorang warga Kota Surabaya bernama Rianda viral lantaran kedapatan menghina Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan.
Ia diketahui melabeli Anies sebagai orang Yaman.
“Supaya apa wajah orang Yaman dipajang di Surabaya, hah orang Surabaya tidak kenal orang Yaman ini, supaya apa dipajang di sini,” kata Rianda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
