Terkini.id, Makassar – Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Sulawesi Selatan menyampaikan rasa prihatin atas peledakan bom di pintu Gerbang Gereja Katedral Makassar.
“Kami menyatakan empati yang sangat dalam atas korban peledakan bom tersebut,” kata Ketua Permabudhi Sulsel, Yongris, Minggu, 28 Maret 2021.
Yongris mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sekeliling. Hal itu mencegah mencegah aktivitas teroris dan sebaran paham radikal terorisme.
“Mari perkuat solidaritas mengatasi mengatasi radikal terorisme,” tuturnya.
Ia juga meminta kesadaran bersama agar lebih serius mengembangkan moderasi beragama serta memperkuat nilai-nilai humanis dalam hidup bersesama.
- Lantamal IV Kerja Sama Permabudhi Sulsel dan IMKIS Unhas Gelar Khitanan Massal
- Hari Terakhir Festival Waisak di PIPO Mall, Permabudhi: Indonesia Harus Jadi Rumah yang Nyaman Bagi Kita Semua
- Dialog Kerukunan Festival Waisak 2023: Tetap Rukun di Tengah Kontestasi Politik, Bisakah?
- Permabudhi Sulsel Siap Gelar Festival Waisak 2023 di Makassar, Catat Tanggalnya!
- Peduli Lingkungan, Permabudhi Sulsel dan Wali Kota Makassar Tanam Pohon di Pesisir Pantai Lantebung
“Kami juga meminta pemerintah, TNI Polri, lebih tegas dalam mengatasi radikal terorisme,” ucap Yongris.
Selain itu, Yongris menyerukan seluruh pihak meningkatkan kerjasama untuk menjaga kerukunan, kedamaian dan kepedulian di masa pandemi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
