Pernah Jadi Bos Perusahaan Besar, Dahlan Iskan Kini Belajar Hidup Tanpa Utang dan Riba

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku saat ini sedang belajar hidup tanpa utang dan riba. 

Dia menceritakan keinginan hidup tanpa utang dan riba itu ditunjukkan dengan mengikuti pelatihan yang dia ikuti itu digelar di Masjid. Cerita itu dituangkan Dahlan dalam situs pribadinya Disway.id.

“Saya ingin sekali ikut forum pendidikan satu ini: tanpa utang. Setidaknya pendidikan tahap satunya. Saya tidak mau langsung ke tahap tujuh. Pasti berat,” ujar Dahlan, Jumat 4 September 2020.

Dia menceritakan bahwa pendidikan tanpa utang itu hanya 7 menit, yang dilaksanakan di masjid-masjid setelah salat. Para pengisi materi juga disebut melayani permintaan ceramah dari masjid ke masjid.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Pun kalau ada permintaan ceramah dari gereja mereka mereka juga mau melayani. Sebab riba itu juga dilarang oleh Injil,” kata Dahlan yang pernah menjadi Direktur Utama di perusahaan besar seperti PT PLN (Persero) hingga Jawa Pos.

Baca Juga: Dahlan Iskan Dikabarkan Meninggal, Isna Iskan: Tega Benar yang Bikin...

Pada tahap satu, lanjut dia, pelajarannya adalah terkait tabiat buruk utang. Salah satu dasarnya adalah hadis Nabi Muhammad SAW tentang utang.

“Seperti yang dikisahkan At Turmudzi dalam kitab Riyadus Sholihin. ‘Punya utang itu siang dihinakan, malam tidak bisa tidur’,” demikian ucap Dahlan mengutip pelatihan itu.

Pelatihan tersebut juga menyebut ada 8 pasal dalam Injil yang mencela utang. Misalnya, kata Dahlan, Injil Amsal pasal 22 ayat 7: “Orang kaya menguasai orang miskin, yang berutang menjadi budak dari yang mengutangi,”.

Baca Juga: Dahlan Iskan Dikabarkan Positif Corona, Begini Kondisinya

Dahlan pun menceritakan, salah satu aktivis Masyarakat Tanpa Riba (MTR), Mulyono, mengaku baru saja melunasi utangnya sebesar Rp40 miliar. Setidaknya ada 40 tabiat buruk utang dijabarkan di buku yang dibagikan saat pelatihan tersebut.

“Harusnya negara juga menghindari 40 tabiat buruk seperti itu,” tulis Dahlan mengutip pernyataan Mulyono.

Mulyono, menurut Dahlan, adalah salah satu yang berhasil bebas dari utang bank. Meskipun di akhir pelunasan utangnya ke bank, sempat terjadi negosiasi alot antara Mulyono dengan pimpinan bank.

Setelah selesai pelatihan tahap satu, lanjut Dahlan, setidaknya para peserta punya niat untuk melunasi utang.

Bagikan