Terkini, Luwuk – Penguatan manajemen risiko menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan distribusi energi nasional.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaksanakan Management Walkthrough (MWT) bersama Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, di Fuel Terminal Luwuk pada Kamis, 29 Januari 2026.
Kegiatan MWT ini difokuskan pada peninjauan langsung proses operasional, kesiapan fasilitas, serta implementasi pengendalian risiko di lapangan.
Fuel Terminal Luwuk sebagai salah satu fasilitas strategis distribusi BBM di wilayah Sulawesi dinilai memiliki peran krusial dalam menjaga kontinuitas pasokan energi bagi masyarakat.
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, menyampaikan bahwa pendekatan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan penerapan manajemen risiko berjalan efektif.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
“MWT memberikan gambaran nyata terhadap potensi risiko operasional dan bagaimana langkah mitigasi diterapkan. Konsistensi terhadap standar keselamatan dan pengelolaan risiko menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan distribusi energi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Manajemen Risiko didampingi oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Deny menyampaikan bahwa MWT mendorong peningkatan kesiapan operasional di unit kerja.
“Kegiatan ini memperkuat disiplin operasional dan menjadi pengingat pentingnya pengelolaan risiko yang terintegrasi, terutama di fasilitas yang berperan langsung dalam pelayanan energi kepada masyarakat,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa MWT juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan dan tata kelola yang kuat.
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap fasilitas dikelola secara profesional, aman, dan transparan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan MWT ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat implementasi manajemen risiko dan menjaga keandalan operasional Fuel Terminal Luwuk guna mendukung kelancaran pasokan energi yang berkelanjutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
