Salah satu warga Desa Aeng Batu-batu, Ratu, mengaku sangat terbantu sejak adanya Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu.
“Harga gas kini lebih murah dibanding sebelumnya yang dijual eceran Rp 20.000 per tabung. Kami berharap keberadaan Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu ini dapat terus berlanjut, karena sangat meringankan kebutuhan ibu-ibu di desa,” ujar Ratu.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan membangun komunitas berkelanjutan.
“Melalui Koperasi Merah Putih, Pertamina berupaya menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian desa,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Barat Daya, bersama pemangku kepentingan lainnya.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan lintas wilayah untuk bersama-sama memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah ingin menyampaikan arah kebijakan, strategi implementasi, serta tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2025 dan Inpres Nomor 9 Tahun 2025.
Kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan kebutuhan di setiap daerah agar kebijakan dapat diimplementasikan tepat sasaran.
Penerima manfaat dari program ini mencakup pemerintah daerah yang memperoleh penguatan kelembagaan, koperasi desa/kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, serta masyarakat desa dan kelurahan yang merasakan langsung peningkatan kesejahteraan.
Selain itu, kementerian/lembaga terkait, BUMN, dan lembaga keuangan juga memperoleh manfaat melalui terciptanya ekosistem kolaboratif dalam mendukung pertumbuhan usaha berbasis koperasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
