Terkini.id, Jakarta – Seorang wanita berjilbab mengalami kejadian tidak menyenangkan saat dirinya memesan minuman di Starbucks. Pasalnya, di gelas minuman tersebut dirinya diberi nama ISIS oleh oknum karyawan di kedai minuman tersebut.
Diketahui, setiap memesan minuman di beberapa Starbucks nama pelanggan akan dituliskan di gelas pesanan mereka oleh karyawan kedai kopi tersebut.
Namun, seorang wanita berjilbab di Amerika Serikat bernama Aishah diperlakukan berbeda oleh oknum karyawan Starbucks.
Melansir CBS Minnesota, nama Aishah di gelas minuman yang ia pesan dituliskan ISIS oleh oknum karyawan kedai tersebut.
Mendapat perlakuan itu, muslimah itu pun mengaku kaget dan tak menyangka dirinya diperlakukan seperti itu oleh karyawan Starbucks.
- DPP NasDem Tetapkan Hayarna Hakim sebagai pengganti Rusdi Masse di DPR RI
- Terpilih Aklamasi, H. Irfan Darmawan NM Pimpin IBCA MMA Kota Makassar
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Inovasi Makassar Berjasa, 1.005 Agen PERISAI Resmi Bertugas
- Milad ke-63, Unismuh Makassar Mantapkan Langkah Menuju 1.000 Kampus Terbaik Dunia
- Nyaman, Aman, dan Praktis, Hyundai New CRETA Jawab Kebutuhan Mobilitas Urban di Makassar
“Ketika saya pertama kali menerima minuman saya, saya kaget bahwa di zaman sekarang masih ada yang menulis hal-hal seperti ini,” ungkap Aishah, Selasa 23 Februari 2021 seperti dikutip dari Hops.id.
Usai namanya dituliskan ISIS, ia pun lantas bertanya kepada karyawan Starbucks tersebut.
Oknum karyawan itu berdalih bahwa ketika Aishah menyebutkan namanya, ia tidak mendengar ucapan muslimah itu dengan jelas.
Peristiwa itu diketahui terjadi di Saint Paul, Amerika Serikat. Kejadian tersebut berujung dengan pengaduan terhadap pihak manajer kedai Starbucks setempat.
Namun, bukannya menegur karyawannya si manajer kedai minuman itu malah menyudutkan sudut.
Melihat tanggapan dari manajer Starbucks tersebut, Aishah pun merasa terhina dan sontak marah besar.
“Saya merasa terhina. Saya merasa sangat marah,” ungkap Aishah.
Mengetahui peristiwa itu, American-Islamic Relations (CAIR) cabang Minnesota langsung mendesak ke pihak Starbucks setempat agar oknum pegawai yang bersangkutan segera dipecat.
CAIR Minnesota juga meminta pihak Starbucks untuk memberikan pelatihan khusus untuk karyawannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
