Peserta Musda Golkar Sulsel Dibatasi, Pengurus dan Kader Diminta Nobar Virtual

Muhammad Risman Pasigai.

Terkini.id — Partai Golkar Sulsel akan menggelar pemilihan Ketua Golkar Sulsel periode 2020-2025 melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-X yang akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta pada 6 Agustus 2020.

Alasan Musda Golkar digelar di Jakarta, karena pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel tidak memberikan izin lantaran Makassar masih berada dalam status zona merah pandemi covid-19. 

Pihak panitia Musda akan membatasi jumlah peserta, maksimal 100 orang peserta. Hanya ketua, sekretaris DPD II dan pemilik atau pemegang hak suara yang bisa masuk dalam ruangan Musda. 

Ketua Panitia Musda Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai mengatakan, meskipun dibatasi, namun pihak panitia akan menyiarkan secara langsung melalui virtual aplikasi zoom.

“Jadi pengurus, kader dan lainnya bisa menyaksikan proses musda melalui aplikasi tersebut dan diwajibkan nobar di kantor DPD II masing-masing,” kata Risman, Selasa 4 Agustus 2020. 

Menarik untuk Anda:

Risman menambahkan, adapun pelaksanaan Musda sendiri tentu akan mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan berkoordinasi dengan tim gugus tugas covid di Jakarta. 

Sekedar diketahui total kandidat yang bertarung memperebutkan singgasana Ketua Golkar Sulsel menggantikan Nurdin Halid berjumlah empat orang dari sembilan yang sebelumnya mengembalikan formulir pendaftaran.

Mereka adalah Hamka B Kady (Anggota DPR RI), Supriansa (Anggota DPR RI), Taufan Pawe (Walikota Parepare), dan Syamsuddin Hamid (Bupati Pangkep).

Adapun syarat untuk mencalonkan diri maju di Musda, wajib mengantongi 30 persen dukungan suara dari vooters yang ditandatangani langsung ketua dan sekretaris.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Maju Calon Bupati Bulukumba, Segini  Harta Kekayaan Tomy Satria Yulianto

Aduh Ketua DPRD Cuma Absen, Nggak Nongol di Rapat Paripurna

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar