Terkini.id, Makassar –Mengenai penyakit coronavirus (Covid-19), dan Sektor pertanian yang menurut pengamat ekonomi tidak terlalu berdampak, namun itu dari segi Produksi dan beda halnya dari segi pendapatan.
Dari segi Produksi, Sektor pertanian tidak terlalu merasakan dampak Covid19 karena masih bisa memanen hasil pertaniannya. Namun dari segi pendapatan sangat dirasakan dampaknya, terkhusus daerah yang mayoritas penduduknya sebagai petani jagung.
Di Sulawesi selatan Sendiri terkhususnya dikabupaten Jeneponto, Tahun ini harga jagung perkilonya berkisar Rp.1.800 dan untuk jagung yang masih basah berkisar Rp.2.000 perkilo untuk jagung yang sudah kering. jika dibandingkan dengan harga jagung tahun sebelumnya harga jagung tahun ini bisa dibilang anjlok karena harga jagung tahun sebelumnya berada dikisaran Rp.2.600 sampai Rp.3.000 keatas.
Hal ini dikarenakan kurangnya permintaan akan hasil pertanian masyarakat yang membuat harga melemah sehingga para petani di pedesaan yang berstatus Ekonomi menengah kebawah sangat penting untuk diberikan bantuan langsung tunai (BLT) dan tidak membutuhkan Kartu Prakerja.
“sangat tepat sekali jika pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat yang terdampak. Seperti yang diketahui, pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai dengan Jumlah bantuan senilai Rp600 rb per kartu keluarga selama tiga Bulan kedepan kepada masyarakat yang terdampak,” Ungkap Herman selaku pengelola Rumah Hikmah Literasi dan Eks Ketua umum HMPS Pendidikan Ekonomi UNM, Minggu, 3 Mei 2020.
- Ngabuburit Makin Seru! MTF Market Fasting Forward Hadirkan Kuliner, Fashion dan Event Ramadan di Pipo
- Lazuna Chicken Hadirkan Promo Pabuka Ramadan, Beli 40 Paket Gratis 1 Dos Air Mineral
- Innalillahi, Andi Muhammad Yasir Asisten I Pemkot Makassar Meninggal Dunia
- Wali Kota Makassar Harap Most Favorite Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner
- 'Makassar Terkini' Kini Menjadi Peserta Journalism Trust Initiative
Secara keseluruhan, pemerintah menganggarkan insentif perlindungan sosial khusus penanganan pandemi corona mencapai Rp 110 triliun. Insentif perlindungan sosial akan diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Paket Sembako, listrik gratis dan diskon 50 persen, serta insentif perumahan MBR. (Sumber CNN Ekonomi).
” Herman, menambahkan dengan adanya bantun yang sampai ditingkat desa, maka perlu pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan. Sebab banyak oknum pemerintahan yang bisa menjadikan kesempatan ini untuk memperkaya diri sendiri tanpa memperhatikan hajat hidup orang banyak,” Tutupnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
