Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menerjunkan petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) serentak pada tahapan pemutakhiran data pemilih menghadapi Pemilihan Wali kota (Pilwali) Makassar 2020.
Komisioner KPU Makassar, Endang Sari mengatakan, sebanyak 1.360 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah turun melakukan pencocokan dan penelitian di seluruh kelurahan di kota Makassar.
“Mereka turun melakukan coklit dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Endang menambahkan, KPU Makassar pastikan semua Petugas pemuktahiran data pemilih yang turun melakukan coklit data pemilih sudah melakukan rapid test dan hasilnya non Reaktif.
Tim bekerja mulai Rabu 15 Juli hingga 13 Agustus. Sedangkan dalam menjalankan tugas, diharapkan untuk menjaga jarak dan interaksi.
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
- Strategi Human Capital Berbasis AI Antar BNI Raih Penghargaan LinkedIn
Juga selama di lapangan petugas mereka memperhatikan protokol kesehatan dan mengupayakan agar tidak masuk ke rumah dan cukup di teras melakukan coklit.
Dia menjelaskan dokumen yang harus dipersiapkan warga jika dikunjungi PPDP saat melakukan coklit, di antaranya yakni kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) atau surat keterangan (suket E-KTP) serta menjawab semua pertanyaan PPDP dengan jujur.
“Kami berharap masyarakat proaktif dengan menyiapkan KK dan KTP, agar proses pencocokan dan penelitian data pemilih bisa maksimal dan data pemilih kita bisa semakin akurat,” harap Endang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
