Masuk

Petugas Coklit KPU Makassar Lakukan pemutakhiran dari Rumah ke Rumah

Komentar

Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menerjunkan petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) serentak pada tahapan pemutakhiran data pemilih menghadapi Pemilihan Wali kota (Pilwali) Makassar 2020.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari mengatakan, sebanyak 1.360 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah turun melakukan pencocokan dan penelitian di seluruh kelurahan di kota Makassar.

“Mereka turun melakukan coklit dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Baca Juga: KPU Makassar Bakal Lantik 75 Anggota Terpilih Pada Januari 2023

 

Endang menambahkan, KPU Makassar pastikan semua Petugas pemuktahiran data pemilih yang turun melakukan coklit data pemilih sudah melakukan rapid test dan hasilnya non Reaktif.

 

Baca Juga: KPU Kota Makassar Buka Rekrutmen Badan Adhoc, Gaji Rp2,5 Juta

Tim bekerja mulai Rabu 15 Juli hingga 13 Agustus. Sedangkan dalam menjalankan tugas, diharapkan untuk menjaga jarak dan interaksi. 

Juga selama di lapangan petugas mereka memperhatikan protokol kesehatan dan mengupayakan agar tidak masuk ke rumah dan cukup di teras melakukan coklit.

 

Dia menjelaskan dokumen yang harus dipersiapkan warga jika dikunjungi PPDP saat melakukan coklit, di antaranya yakni kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) atau surat keterangan (suket E-KTP) serta menjawab semua pertanyaan PPDP dengan jujur.

Baca Juga: KPU Makassar Goes to Island, Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

“Kami berharap masyarakat proaktif dengan menyiapkan KK dan KTP, agar proses pencocokan dan penelitian data pemilih bisa maksimal dan data pemilih kita bisa semakin akurat,” harap Endang.