Pilih Jadi Mualaf, Anton Medan Sebelum Meninggal: Saya Gak Mau Jadi Manusia Munafik

Pilih Jadi Mualaf, Anton Medan Sebelum Meninggal: Saya Gak Mau Jadi Manusia Munafik

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Anton Medan sebelum dikabarkan wafat, sempat mengungkapkan alasan dirinya memilih menjadi mualaf dan memeluk agama Islam.

Diketahui, Anton Medan dikabarkan meninggal dunia pada Senin 15 Maret 2021 di kediamannya di Cibinong Jawa Barat.

Kabar duka tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI), Ipong Hembiring Putra.

“Benar, Pak Anton Medan meninggal dunia,” ujar Ipong kepada wartawan, Senin 15 Maret 2021.

Publik mengenal sosok Anton Medan sebagai mantan perampok dan bandar judi yang telah insaf.

Baca Juga

Pria bernama lengkap Ramdhan Effendi ini menjadi mualaf sejak 1992 lalu dan mendirikan Masid Jami’ Tan Hok Liang yang berlokasi di area Pondok Pesantren At-Ta’ibin, Pondok Rajeg, Cibinong.

Sebelum wafat, Anton Medan lewat tayangan video di kanal Youtube Kapanlagidotcom sempat membeberkan alasannya menjadi mualaf.

Dalam tayangan video itu, Anton mengungkapkan bahwa dirinya masuk agama Islam karena tidak mau menjadi manusia munafik.

“Saya enggak mau jadi manusia munafik,” ujar Anton Medan.

Ia pun mengaku tak pernah menyesal dengan perbuatannya di masa lalu lantaran menurutnya hal itu ia lakukan dalam kondisi sadar.

“Saya katakan saya tak pernah menyesal. Saya pikir, manusia punya masa lalu. Meski tak menyesal, bukan berarti saya mau mengulangnya lagi. Tidak. Saya tak menyesal karena saat melakukannya, saya dalam keadaan sadar,” ungkapnya.

Mengutip Hops.id, Anton Medan juga menceritakan sebuah peristiwa yang tak biasa saat dirinya masih mendekam di penjara.

Kala itu, menurut Anton, tepatnya tahun 1982 banyak rekannya yang meninggal secara misterius. Ia pun merasa takut dan kemudian mencari ketenangan dengan bertaubat dan memeluk agama Islam.

“Kenapa bisa taubat? Saat itu tahun 82 ada penembakan misterius. Teman saya di dalam LP, dibawa keluar, tau-tau jadi mayat. Akhirnya, saya pilih untuk bertaubat. Saya pilih taubatan yang terbaik untuk saya,” cerita Anton Medan.

Anton Medan juga meyakini bahwa semua agama sebenarnya menuntun manusia kepada kebaikan. Namun, menurutnya, hanya Islam yang sesuai dengan prinsip hidupnya.

“Semua agama baik, tapi tidak semua agama benar. Nah, agama yang benar itu kalau Tuhan-nya jelas, dan kitabnya tidak intervensi manusiawi. Lalu bagaimana di Islam mengatur hubungan vertikal dengan Tuhan dan ibadah itu, kita sebagai Islam mengayomi,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.