Terkini, Makassar – Perusahaan listrik negara, PT PLN (Persero) bersama Rumah BUMN mengadakan bimbingan teknis tentang desain kemasan bagi pelaku usaha kreatif.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam hal desain kemasan, yang nantinya bisa meningkatkan harga jual dari suatu produk.
Kegiatan bimbingan teknis tersebut dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di Rumah BUMN Majene, Muna, dan Muna Barat. Dalam kegiatan ini PLN bersama Rumah BUMN menghadirkan Sugeng Untung sebagai narasumber.
Sugeng yang merupakan expertise di bidang desain produk, menyampaikan materi tentang tampilan desain yang bisa menarik minat konsumen. Menurutnya, banyak produk kuliner tradisional khas daerah yang memiliki potensi untuk dipasarkan, tetapi belum dikemas dengan baik.
”Setiap daerah memiliki kuliner tradisional khas yang layak jual. Sebagian sudah dikemas, tetapi kemasannya belum melindungi kualitas produk, atau tampilannya kurang menarik di mata konsumen,” jelas Sugeng.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
”Dengan adanya bimbingan teknis, sekaligus konsultasi desain ini, harapannya dapat memberikan wawasan tentang strategi branding yang tepat kepada para pelaku UMKM, khususnya dalam hal desain kemasan,” tambahnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan kegiatan ini dapat memberikan banyak pengetahuan, sehingga para pelaku usaha dapat melakukan improvisasi kemasan untuk memberikan manfaat secara ekonomi dengan meningkatkan nilai jual produk.
“Dengan adanya pelatihan tentang desain produk, para pelaku usaha UMKM mendapatkan pengetahuan, serta memperoleh masukan tentang desain kemasan suatu produk. Kami optimis dengan improvisasi kemasan dapat memberikan manfaat secara ekonomi dengan meningkatkan nilai jual produk,” ujar Andy.
Asri Gaha, salah satu pelaku UMKM yang juga turut hadir pada pelatihan tersebut menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan terkait desain produk dan hal tersebut dapat membantunya dalam memperbaiki desain produk miliknya agar bisa sesuai dengan selera pasar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
