Polemik Pemindahan IKN, Pengamat Sebut Jokowi Sudah Bosan?

Terkini.id, Jakarta – Polemik pemindahan ibu kota negara ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus bergulir. 

Sejak disahkannya Undang-Undang Ibu Kota Negara (UUIKN) oleh DPR RI pada 18 Januari 2022 lalu, berbagai kritikan pedas bertebaran menentang keputusan tersebut. 

Menurut pengamat Politik sekaligus pemerhati sosial, Ade Armando mengatakan, salah satu alasan Jokowi melakukan pemindahan IKN yakni karena Presiden dengan isu ‘Jawa Sentris‘. 

Baca Juga: Sebar Kabar Bohong Soal Paspampres dan Jokowi, Channel Kajian Online:...

“Buat Jokowi, keseimbangan adalah kata kunci bagi pembangunan rakyat Indonesia. Pemerataan. Keadlian. Jokowi saya rasa sudah bosan dengan segala yang serba Jawa,” tutur Ade, dikutip dari wartaeconomi.co.id, Minggu 23 Januari 2022. 

Tak hanya itu, Ade juga menyorot kritik negatif ekonom senior Rizal Ramli (RR), wartawan senior Edy Mulyadi, dan tokoh Islam Alfian Tanjung terkait pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Baca Juga: Viral Foto Jokowi Bersama Lin Che Wei, Eko Widodo: Sudah...

RR sebelumnya menilai bahwa pemindah IKN dari Jakarta ke Penajam Paser Utara untuk memfasilitasi gelombang warga dari Cina ke Indonesia. 

Selain itu, ia juga pemindahan IKN ke Kaltim berpotensi gagal karena jauh dari IKN sebelumnya, Jakarta. Hal ini berkaca pada negara India Utara. 

Sedangkan Edy menilai pemindahan itu sebagai strategi atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.Sementara, Alfian Tanjung mengatakan pemindahan ibu kota merupakan program Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Baca Juga: Viral Foto Jokowi Bersama Lin Che Wei, Eko Widodo: Sudah...

“Buat saya itu adalah kritik dan kenyiyiran yang menggelikan, dangkal, dan menyesatkan. Bagaimana mungkin ini adalah konspirasi Jokowi, Cina dan PKI?,” ujar Ade menyikapi kritik RR, Edy dan Alfian Tanjung lewat video yang diunggah di channel Youtube CokroTV, Sabtu, 22 Januari 2022. 

“Buat saya, oke-oke saja kalau ada banyak pihak yang ingin memperdebatkan pemindahan ibu kota. Tapi tentu saja tidak dengan cara murahan semacam ini,” tambah Ade. 

Di akhir video, Ade mengatakan bahwa pemindahan IKN bukanlah hal yang sembarangan. 

Baginya, Jokowi telah berupaya membangun kesejahteraan rakyat Indonesia secara seimbang dan merata.

Bagikan