Terkini.id, Jakarta – Sebuah potongan video yang memperlihatkan pendakwah Ustaz Alfian Tanjung menyinggung Presiden Jokowi soal penentuan hari libur nasional yakni Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh tiap tanggal 1 Juni, viral di media sosial.
Video Ustaz Alfian Tanjung yang tampak menyerang Jokowi soal hari Pancasila itu viral usai dibagikan pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Rabu 2 Juni 2021.
Dalam narasi cuitannya, netizen tersebut menilai Alfian Tanjung tidak henti-hentinya ‘berdagang’ PKI atau Partai Komunis Indonesia.
“Nieh orang gak capek apa yahhh Dagang PKI trus,” cuit netizen Namaku_Mei.
Dilihat dari video tersebut, tampak Ustaz Alfian Tanjung tengah berpidato. Dalam pidatonya itu, ia menyinggung Hari Pancasila yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.
- Sindir Keras Alfian Tanjung, Pendeta Saifudin: Dia Tokoh Negara Kadrun dengan Jenggot Pancasila
- Tuding Pemerintah, Pendakwah Alfian Tanjung: Harga Naik Buat Biayai IKN
- Pendakwah Alfian Tanjung: Tarawih Tak Perlu Izin Pejabat Kafir, Itu Izinnya dari Allah
- Alfian Tanjung Mengaku Penceramah Resmi TNI, Netizen Desak TNI Klarifikasi
- Pendakwah Alfian Tanjung: Saya Narasumber Resmi Kopassus, Malah Masuk Penjara
Menurutnya, tiap tanggal 1 Juni itu merupakan hari Pancasila-nya PKI. Ia pun lantas menyinggung Presiden Jokowi terkait hal itu.
“Libur 1 Juni, satu Juni itu adalah Pancasila-nya PKI. Sekarangkan 1 Juni libur nasional kan? Kapan dibahasanya? Dibahas dengan siapa? Gak boleh dong, negara ini bukan negara pribadi, bukan negara punya kamu Jokowi. Tahu-tahu 1 Juni libur,” ujar Alfian Tanjung dalam potongan video tersebut.
Selain itu, Ustaz Alfian juga menyinggung soal Pancasila Sila Kelima yang menurutnya adalah Pancasila-nya Marxisme.
“Pancasila-nya tahu? Pancasila yang ke-5 itu adalah Ketuhanan, ini adalah Pancasila-nya Marxis,” ungkapnya.
Ia pun lantas menilai, penentuan 1 Juni sebagai hari libur nasional untuk memperingati Kesaktian Pancasila merupakan keputusan sepihak dari Jokowi.
“Tapi apa? Udah libur. Yang nentukan Presiden (Jokowi) sepihak,” tegas Ustaz Alfian Tanjung.
Sikap sepihak Jokowi tersebut, menurut Alfian, merupakan watak dari kader Komunis atau PKI.
“Sikap aksi sepihak itu watak kader Komunis,” ucap Alfian.
Hal itu, kata Alfian Tanjung, lantaran Jokowi tidak mau bermusyawarah terkait penentuan hari libur Pancasila tersebut.
“Gak mau musyawarah, seenak perutnya aja. Dia (Jokowi) kan ngurus negara, negara kan memang bukan muslim semua tapi muslim mayoritas. Masa gara-gara minoritas yah minoritas dianggap gak ada,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui pasti kapan video viral Ustaz Alfian Tanjung tersebut direkam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
