Bagi Munafri, suasana tersebut menjadi bagian penting dari perayaan HUT Kemerdekaan. Ia mengingatkan agar semangat kompetisi tidak berubah menjadi perselisihan.
“Acara ini sangat penting dan saya berharap saya tidak pernah mau mendengar gara-gara 17-an ada yang cekcok, ada yang ribut,” tegasnya.
Menurut dia, Porseni harus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
“Ini adalah model kebersamaan kita, kekeluargaan kita,” tambah Munafri.
Ia pun mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
- Local Media Community Bahas Strategi Media Menghadapi Badai Efisiensi di Makassar
- Jaga Biodiversitas Pesisir, KALLA Meraih Penghargaan Gold ISRA 2026
- Kalla Land & Property Raih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Keberlanjutan
- Tanda-tanda Ada Tersangka, Tiga Kasus yang Menyeret Bupati Gowa Naik ke Tahap Penyidikan
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
“Sehingga kita harus happy, senang, riang, gembira dalam melaksanakan atau mengikuti acara lomba-lomba ini,” tuturnya.
Munafri menekankan kompetisi dalam rangka HUT Kemerdekaan harus ditempatkan sebagai sarana mempererat hubungan, bukan alasan untuk bermusuhan.
Appi Ingatkan ASN Jaga Kebersihan
Di tengah kemeriahan Porseni, Pemkot Makassar juga menyisipkan pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Aktivitas pemilahan sampah turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Hal itu menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui hiburan dan perlombaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
