Potret Puing Rumah Abu Hamzah setelah Dikepung 10 Jam

facebook.com/esron siahaan

Terkini.id – Abu Hamzah ditangkap kepolisian di sebuah pemukiman padat penduduk di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kelurahan Sumatera Utara pada Rabu 13 Maret dini hari.

Abu Hamzah ditangkap setelah diketahui terlibat jaringan teroris ISIS. Mirisnya, setelah ditangkap istrinya yang bersembunyi bersama anak meledakkan bom bunuh diri.

Dua orang, yakni istri dan anak yang masih dua tahun tersebut pun tewas.

Penangkapan Abu Hamzah, dini hari tadi, diwarnai dengan ketegangan karena dikepung polisi hingga sekitar 10 jam.

Pihak Kepolisian melakukan negosiasi cukup lama, hingga Husain alias Abu Hamzah bisa ditangkap.

facebook.com/esron siahaan

 

facebook.com/esron siahaan

 

facebook.com/esron siahaan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut pelaku diduga terafiliasi dengan ISIS dan sudah memantau jaringan tersebut sejak penangkapan terduga teroris Jumat pekan lalu di Lampung.

“Kelompok ini sudah kita jajaki, makanya penangkapan duluan dilakukan di Lampung kemudian di Sibolga,” kata Tito saat menggelar jumpa pers.

Rumah Abu Hamzah terletak di pemukiman padat penduduk. Dilansir dari kompas, aksi bom bunuh diri yang dilakukan sang istri merupakan bentuk penolakan sang ibu untuk menyerahkan diri.

Disebutkan, ledakan itu membuat satu personel polisi terluka dan membuat warga sekitar harus dievakuasi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Politik

Hasil Konferda, KSB PDIP Sulsel Dipertahankan

Terkini.id -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Selatan baru saja menyelesaikan Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Claro Makassar,