PPKM Level 2 Diperpanjang, Anies Baswedan Optimis DKI Jakarta Lewati Pandemi

Terkini.id, Jakarta PPKM Level 2 DKI Jakarta masih diperpanjang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimis DKI Jakarta bisa lewati masa pandemi.

Dilansir dari detik.com, Gubernur DKI Jakarta berharap dengan penuh rasa optimis agar DKI Jakarta bisa dengan cepat melewati masa pandemi ini.

“Insya Allah, sebentar lagi kita akan segera melewati pandemi ini dengan baik. Terus bersabar, bersama-sama kita berdoa, dan jaga imunitas tubuh, jaga kesehatan, semoga kita semua terhindar dari wabah yang berbahaya. Ingat, pandemi ini belum benar-benar berakhir, jangan abai, tetap pakai maskernya, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan di setiap selesai berkegiatan,” ujar Anies dalam keterangannya, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: Anies Baswedan Singgung Soal Masa Jabatannya Sebagai Gubernur DKI Jakarta...

PPKM Level 2 di Jakarta diperpanjang hingga 23 Mei 2022, Gubernur DKI Jakarta juga sudah menerbitkan keputusan Gubernur Nomor 447 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019.

Dalam Keputusan Gubernur tersebut tercantum bahwa selama masa PPKM Level 2, setiap orang yang sudah divaksinasi dibuktikan dengan status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), aplikasi PeduliLindungi, dan atau bukti vaksinasi yang telah dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Baca Juga: Lagu ‘Umi’ Buat Anies Baswedan Terharu di Puncak JMF 2022

Dalam perpanjangan PPKM Level 2 kali ini, tidak banyak aturan yang dirubah ataupun dirombak. 

Terutama untuk restoran ataupun kafe, pada PPKM Level 2 bagi restoran dan kafe yang masih beroperasi pada malam hari diperbolehkan hingga pukul 02.00 WIB.

Berikut ini adalah aturan lengkap untuk kegiatan makan dan minum di tempat umum:

Baca Juga: Lagu ‘Umi’ Buat Anies Baswedan Terharu di Puncak JMF 2022

(a) Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya: Diizinkan buka dan menerima makan di tempat (dine-in) sampai dengan pukul 22.00 WIB dengan maksimal pengunjung makan 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

(b) Restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall:
– Diizinkan buka dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dapat menerima makan di tempat (dine-in) dengan jam operasional sampai dengan pukul 22.00 WIB dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat;
b. Kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen);
c. Waktu makan maksimal 60 (enam puluh) menit; dan
d. Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.
Serta hanya dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

(c) Restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari:
– Dapat beroperasi dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) Dapat menerima makan di tempat (dine in) dengan jam operasional pukul 18.00 WIB sampai dengan maksimal pukul 02.00 WIB dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat;
(b) Kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen);
(c) Waktu makan maksimal 60 menit;
(d) Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Perlu diingat, hanya warga yang sudah divaksin atau yang memiliki kategori hijau pada aplikasi PeduliLindungi terkecuali bagi yang tidak bisa divaksin karena adanya masalah kesehatan.

Bagikan