Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang yang pertama divaksinasi.
Jokowi mengatakan hal itu dilakukannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa program vaksinasi Covid-19 yang ditetapkan pemerintah terjamin aman.
“Saya ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin pertama kali, hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” kata Jokowi dalam video keterangan persnya dari Istana Merdeka, Jakarta.
Lalu bagaimana dengan para menterinya. Apakah mereka juga akan divaksin setelah Jokowi?
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Presiden Jokowi memiliki komitmen untuk divaksinasi pertama kali.
- Cukup ke BK, Bareskrim Kembalikan Laporan Penggugat Pansus Hak Angket DPRD Gowa
- Digitalisasi Keuangan Jadi Strategi OJK Perkuat Daya Saing UMKM Indonesia Timur
- Mayat Perempuan Ditemukan Terbawa Arus Irigasi Di Desa Kaluku Jeneponto
- 'Women Behind The Lens' Hadirkan Ruang Temu untuk Perempuan Pecinta Fotografi di Makassar
- Pemkab Gowa Siapkan Lahan 8 Hektare untuk Proyek Pengolahan Sampah Modern Senilai Rp1,3 Triliun
“Presiden berkomitmen untuk mendapatkan vaksin covid-19 pertama kali,” ujar Wiku.
Pernyataan Wiku tersebut menjawab pertanyaan awak media bahwa apakah para menteri akan divaksin juga Presiden Jokowi.
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, Wiku menyebut komitmen tersebut dilakukan Jokowi agar dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin aman digunakan.
“Agar dapat memberikan keyakinan kepada seluruh masyarakat, bahwa vaksin aman untuk digunakan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” bebernya.
Sebelumnya, Jokowi juga menetapkan bahwa vaksin Covid-19 akan digratiskan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk menanggung semua biaya dalam program vaksinasi untuk mengendalikan pandemi Covid-19.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mendatangkan 1.2 juta kandidat vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac, dan akan menyusul 1,8 dosis selanjutnya.
Dan 3 Juta vaksin ini rencananya akan disuntikkan ke tenaga kesehatan sebagai prioritas pertama.
Pemerintah juga telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan dalam proses vaksinasi di Indonesia.
Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma, Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
