Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang yang pertama divaksinasi.
Jokowi mengatakan hal itu dilakukannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa program vaksinasi Covid-19 yang ditetapkan pemerintah terjamin aman.
“Saya ingin tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin pertama kali, hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” kata Jokowi dalam video keterangan persnya dari Istana Merdeka, Jakarta.
Lalu bagaimana dengan para menterinya. Apakah mereka juga akan divaksin setelah Jokowi?
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Presiden Jokowi memiliki komitmen untuk divaksinasi pertama kali.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
“Presiden berkomitmen untuk mendapatkan vaksin covid-19 pertama kali,” ujar Wiku.
Pernyataan Wiku tersebut menjawab pertanyaan awak media bahwa apakah para menteri akan divaksin juga Presiden Jokowi.
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, Wiku menyebut komitmen tersebut dilakukan Jokowi agar dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin aman digunakan.
“Agar dapat memberikan keyakinan kepada seluruh masyarakat, bahwa vaksin aman untuk digunakan untuk seluruh masyarakat Indonesia,” bebernya.
Sebelumnya, Jokowi juga menetapkan bahwa vaksin Covid-19 akan digratiskan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk menanggung semua biaya dalam program vaksinasi untuk mengendalikan pandemi Covid-19.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mendatangkan 1.2 juta kandidat vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac, dan akan menyusul 1,8 dosis selanjutnya.
Dan 3 Juta vaksin ini rencananya akan disuntikkan ke tenaga kesehatan sebagai prioritas pertama.
Pemerintah juga telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan dalam proses vaksinasi di Indonesia.
Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma, Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
