Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah melaporkan bencana banjir bandang di Masamba, Luwu Utara kepada Presiden RI Joko Widodo, di Istana Bogor, Rabu 15 Juli 2020.
Perbincangan bertempat di ruang kerja presiden usai rapat membahas penyerapan anggaran semester pertama.
Nurdin Abdullah melaporkan detail kejadian, kerugian, dan korban jiwa.
Setelah menyimak dan menelaah laporan dari Nurdin Abdullah, Presiden Joko Widodo langsung meminta Menteri PU untuk mengirim material jembatan darurat yang akan menggantikan jembatan yang roboh terbawa arus banjir bandang di Luwu Utara.
Menteri PU segera ke Masamba untuk mengkoordinir tenaga teknis di lapangan yang akan membuat jembatan darurat rakitan sebelum jembatan permanen dibuat.
- Bersama Bergerak Membangun Desa, Semangat Gotong Royong Menjadi Kekuatan Utama TMMD ke-128 Jeneponto
- ARYADUTA Makassar Kampanyekan Hidup Sehat Lewat "Tjakap Djiwa"
- Kokoh Berjuang, Bersama Menuju Kemenangan, Muscab IX PPP Jeneponto Sukses Digelar, PAC Dukung Pimpinan Berkelanjutan
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
- Bahas Penyakit Mematikan, RSUP Wahidin Hadirkan Pakar Dunia di WISE 2026
Pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo juga meminta Kepala BNPB untuk mengarahkan perlatan dan bantuan ke Masamba.
Menurut Nurdin Abdullah, Kepala BNPB dan Kepala Staf TNI AU segera mengirim helikopter guna membantu penyaluran bantuan sembako kepada warga korban bencana banjir bandang di Masamba.
Menurut Presiden, untuk memulihkan Masamba secara cepat harus dikerjakan secara bersama-sama. Pemerintah pusat mengarahkan semua kemampuan untuk membantu pemulihan Masamba.
“Presiden meminta TNI, Polri, BNPB untuk bersama-sama pemerintah provinsi dan kabupaten memulihkan dampak bencana banjir bandang di Masamba,” jelas Nurdin Abdullah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
