Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah melaporkan bencana banjir bandang di Masamba, Luwu Utara kepada Presiden RI Joko Widodo, di Istana Bogor, Rabu 15 Juli 2020.
Perbincangan bertempat di ruang kerja presiden usai rapat membahas penyerapan anggaran semester pertama.
Nurdin Abdullah melaporkan detail kejadian, kerugian, dan korban jiwa.
Setelah menyimak dan menelaah laporan dari Nurdin Abdullah, Presiden Joko Widodo langsung meminta Menteri PU untuk mengirim material jembatan darurat yang akan menggantikan jembatan yang roboh terbawa arus banjir bandang di Luwu Utara.
Menteri PU segera ke Masamba untuk mengkoordinir tenaga teknis di lapangan yang akan membuat jembatan darurat rakitan sebelum jembatan permanen dibuat.
- Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Digelar di Makassar, 233 Peserta Berebut Tiket ke Kudus
- Viral MBG Balita Berulat di Jeneponto, Kepala SPPG Klarifikasi Pengelolaan Sudah Sesuai SOP
- Coffee Morning Diskominfo Makassar Bahas Sampah, TPS 3R Karebosi Disebut Jadi Solusi Pengelolaan Sampah
- Pemkab Luwu Utara Gandeng Briton English Education, Perkuat SDM Berstandar Cambridge Menuju Daya Saing Global
- Viral Video Menu MBG Balita Diduga Berulat di Jeneponto, Warganet Minta Evaluasi
Pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo juga meminta Kepala BNPB untuk mengarahkan perlatan dan bantuan ke Masamba.
Menurut Nurdin Abdullah, Kepala BNPB dan Kepala Staf TNI AU segera mengirim helikopter guna membantu penyaluran bantuan sembako kepada warga korban bencana banjir bandang di Masamba.
Menurut Presiden, untuk memulihkan Masamba secara cepat harus dikerjakan secara bersama-sama. Pemerintah pusat mengarahkan semua kemampuan untuk membantu pemulihan Masamba.
“Presiden meminta TNI, Polri, BNPB untuk bersama-sama pemerintah provinsi dan kabupaten memulihkan dampak bencana banjir bandang di Masamba,” jelas Nurdin Abdullah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
