Terkini.id – Saat ini, hampir seluruh ruas di Kota Makassar kita sering melihat buah durian yang dijual serta dijajakan di pinggir jalan, salah satunya contohnya yakni di Jalan Andi Pettarani dan Alauddin.
Banyak pedagang terlihat mejajakan buah duriannya di pinggir jalan dengan menggunakan mobil pickup.
Buah durian memang tengah banyak menggoda para penikmatnya. Bahkan ada yang memang rela mengunjungi lapak pedagang buah dengan aroma yang cukup menyengat itu demi melepas rasa ngilernya.
Bahkan ada juga yang tak tanggung-tanggung menghabiskan 2 hingga 3 buah durian hanya seorang diri saja.
Namun, para penikmat buah yang dipenuhi duri itu, harus waspada. Sebab jika langsung mengkonsumsi secara berlebihan, dapat mengakibatkan kematian.
Seperti yang dialami pria asal Kabupaten Ciamis, Desa Warna Sigra, Kecamatan Sindangkasih, yang bernama Adie Syarifudin. Pria 53 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah oleh temannya setelah diketahui telah memakan banyak durian.
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir angkutan kota atau angkot itu ditemukan tewas di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 19 Januari 2019 kemarin.
Pihak Kepolisian yang menangani kasusnya itu pun memastikan jika Adie tewas karena kebanyakan makan durian, bukan dibunuh. Sebab, sehari sebelum tewas Adie memakan banyak durian.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan jika Adie tewas dengan pembuluh darah pecah.
“Diduga korban meninggal karena sakit darah tinggi dan memakan durian, yang mengakibatkan pecah pembuluh darah dan darahnya keluar dari hidung,” ucap Alexander.
Selain itu, Pihak keluarga Adie pun mengakui jika korban tengah mengidap penyakit darah tinggi.
“Keterangan saksi, korban pada Hari Jumat, makan duren yang lumayan banyak,” tutur Alexander.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.