Masuk

Program Kompor Listrik Resmi Dibatalkan PLN

Komentar

Terkini.id, Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN resmi membatalkan program pengalihan kompor LPG tiga kilogram ke kompor listrik, Rabu 28 September 2022.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menyebut pembatalan tersebut untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan,” sebutnya dilihat dari unggahan akun sosial media Instagram makasar_iinfo pada Rabu 28 September 2022.

Baca Juga: Surplus 560 MW, Bauran Energi Baru Terbarukan Sulsel 33 Persen Tertinggi di Indonesia

“PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” lanjut Darmawan dari keterangan tertulis, Selasa 27 September 2022.

Dia juga mengatakan tidak ada perubahan daya dan kenaikan tarif listrik. Hal itu telah ditetapkan oleh pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ketetapan itu dilangsungkan untuk menjaga kestabilan ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat.

Baca Juga: Produksi Air PDAM Makassar Menurun, 12 Kecamatan Terdampak

Darmawan menyebut PLN bakal memastikan tidak adanya perubahan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA).

Dia mengatakan daya listrik 450 VA pun tidak akan dialihkan menjadi 900 VA, sehingga tarifnya akan tetap sama untuk setiap golongan.

“Keputusan pemerintah sudah sangat jelas, tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA. PLN siap menjalankan keputusan tersebut,” kata Darmawan.

Menurut Darmawan, pihak PLN tidak pernah membahas terkait pengalihan daya listrik dari 450 VA ke 900 VA.

Baca Juga: Siapa Sasaran Utama Program Kompor Listrik? Berikut Jawaban dari MenESDM

Hal tersebut juga dikatakan tidak berhubungan dengan program kompor listrik yang sebelumnya ingin diterapkan.

Lanjutnya, dia menyebut PLN tetap berkomitmen untuk menjaga kenyamanan masyarakat, mendukung pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, dan menjaga daya beli masyarakat.