Tim berjuluk Kabau Sirah itu terpuruk di dasar klasemen Liga 1, dengan hanya mencatat lima kemenangan sepanjang musim.
Selain itu, mereka memiliki rekor pertahanan yang buruk, dengan kebobolan 53 gol dari 27 pertandingan, menjadikan mereka salah satu tim dengan lini belakang paling rapuh di liga.
Meski di atas kertas PSM lebih diunggulkan, laga ini tetap menyimpan tantangan tersendiri. Semen Padang, yang berjuang keluar dari zona degradasi, dipastikan akan tampil mati-matian demi meraih poin.
Pelatih PSM, Nermin Haljeta, pun menyadari bahwa timnya tidak bisa lengah sedikit pun.
“Kita harus langsung fokus ke laga selanjutnya melawan Semen Padang,” ujar kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, usai pertandingan melawan CAHN FC, Rabu, 2 April malam.
- MG ZS Hybrid+ Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan SUV Hybrid 214 PS
- Sudah Resmi Tersangka, Bupati Gowa Husniah Talenrang Belum Ditahan
- Peduli Kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar Kembali Menggelar Donor Darah
- Okayama University Apresiasi Inisiatif UNM dalam Pengembangan Edukasi dan Inovasi Konstruksi
- Hari Pelanggan Nasional 2026, Kalla Aspal Perkuat Kolaborasi Hadapi Dinamika Industri
Dengan sisa musim yang semakin menipis, PSM Makassar harus segera menemukan formula kemenangan yang lebih konsisten jika ingin tetap bersaing di papan atas Liga 1.
Laga melawan Semen Padang menjadi kesempatan emas untuk kembali ke jalur kemenangan, sekaligus memperbaiki catatan mereka yang penuh dengan hasil imbang musim ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
