Terkini, Makassar – Liga 1 Indonesia kembali dihadapkan pada isu klasik: buruknya infrastruktur stadion. Kali ini, Stadion Soepriadi, Kediri, menjadi sorotan setelah pertandingan antara Arema FC dan PSM Makassar, Senin, 10 Februari 2025, meninggalkan lebih dari sekadar hasil di papan skor.
Lapangan yang jauh dari standar ideal menyebabkan beberapa pemain PSM mengalami cedera, memicu kemarahan pelatih mereka, Bernardo Tavares.
“Saya tidak mengerti bagaimana kami terus bermain di kondisi seperti ini. Ini musim kedua kami menghadapi situasi yang sama. Sekarang, pemain kami cedera karena lapangan,” kata Tavares usai laga.
Komentar Tavares mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas: Liga 1 bercita-cita menjadi kompetisi terbaik di Asia, tetapi masih berhadapan dengan masalah mendasar seperti kualitas lapangan.
“Kami ingin liga ini maju, tapi bagaimana mungkin jika lapangan saja tidak layak? Tidak ada perlindungan bagi pemain,” tambahnya.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Lapangan Buruk, Ancaman Nyata bagi Pemain
Kasus di Stadion Soepriadi bukan yang pertama. Sejumlah stadion di Liga 1 kerap dikeluhkan karena kondisi lapangan yang tidak rata, berlubang, atau bahkan becek saat hujan.
Padahal, FIFA telah menetapkan standar kualitas rumput dan perawatan lapangan yang ideal untuk menghindari cedera pemain.
Di Eropa, kualitas lapangan menjadi prioritas utama, dengan pengawasan ketat dari federasi sepak bola. Namun di Indonesia, standar tampaknya masih jauh dari harapan.
Pemain dituntut menampilkan performa terbaik, tetapi sering kali harus beradaptasi dengan lapangan yang lebih mirip medan tempur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
