Pulang Kampung, Arief Rosyid Hasan Serukan Pemimpin Muda Sulsel ‘Unjuk Gigi’ di Pilkada

Pulang Kampung, Arief Rosyid Hasan Serukan Pemimpin Muda Sulsel ‘Unjuk Gigi’ di Pilkada

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Makassar — Komandan TKN Fanta Muhammad Arief Rosyid Hasan kembali ke kampung halaman di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, pada Kamis hingga Jumat, 7-8 Maret 2024.

Pada kesempatan itu, Arief Rosyid Hasan menghadiri beberapa kesempatan bicara di hadapan pemuda dan mahasiswa.

Arief Rosyid yang juga Pengurus PP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) didaulat membawakan khutbah Jumat.

Arief menyampaikan topik ‘Ajakan Persatuan Pascapilpres’. Arief sesaat setelah pemungutan suara, tepatnya 21 Februari lalu, telah getol menyuarakan persatuan pascapemilu.

Mengundang tim sukses seluruh capres-cawapres, Arief menggelontorkan kampanye, bahwa pemenang pemilu adalah seluruh pemuda Indonesia.

Baca Juga

Arief menyampaikan pada khutbahnya, hadits riwayat Bukhari dari Annas bin Malik, “Tidaklah sempurna iman seseorang di antara kalian, sampai a mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”

Arief menjelaskan, makna hadist ini adalah saling mencintai dan menghargai pilihan masing-masing.

Tak lupa, Arief juga menekankan, “Tidak ada istilah perang dalam politik. Tidak ada istilah perang dalam Pilpres. Mengutip buku Deliar Noer, kita adalah bagian umat. Kita adalah bagian bangsa,” tutupnya.

Pulang Kampung, Arief Rosyid Hasan Serukan Pemimpin Muda Sulsel ‘Unjuk Gigi’ di Pilkada

Sebelumnya, Arief mengisi kuliah umum di Fakultas Filsafat dan Ushluhuddin UIN Alauddin. Ia membawakan kuliah dengan tema “Transformasi Pascapemilu, Gerbong Muda untuk Indonesia Emas 2045”.

Sehari sebelumnya, pada Kamis (07/05), Arief menjadi salah satu narasumber pada Dialog Kepemudaan “Menata Jalan Emas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.