Terkini, Makassar – Sedikitnya ada 34 yang terdiri dari karyawan UMKM Kebun Tetangga Cokonuri, perwakilan kelurahan dan kecamatan setempat, Direktur Bank Sampah, hingga sejumlah pelaku UMKM lain di wilayah tersebut mendapatkan materi dalam seminar ulsel menggelar seminar terkait Strategi Pemasaran Produk UMKM.
Adapun kegiatan seminar tersebut berlangsung pada Selasa 29 Juli 2025 di kantor UMKM KT Cokonuri yang berlokasi di Jalan Cokonuri Raya No. 60, Makassar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal, Asmo Sulsel bagi UMKM binaannya, Kebun Tetangga (KT) Cokonuri.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan praktis terkait pemasaran produk, agar mereka mampu meningkatkan daya saing usahanya di tengah pasar yang terus berkembang.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Muhammad Syukron Makmun, pelopor UMKM KT sekaligus penggiat voluntourism dan penulis.
- Empat Negara Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal dan Rekor Head to Head
- Pemkab Gowa Berangkatkan 90 Siswa ke Sekolah Rakyat, Wujudkan Akses Pendidikan Berkualitas
- Galesong eMotor Pratama Perkenalkan QT Series dan Tyranno X untuk Masyarakat Makassar
- Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
- Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan Kepala BNNP Sulsel
Dalam pemaparannya, Syukron menekankan pentingnya membangun narasi dan cerita di balik produk sebagai strategi pemasaran yang tidak hanya menjual barang, tetapi juga nilai dan dampak sosial dari usaha tersebut.
Evalyn Susilowati, Finance Manager Asmo Sulsel, menyampaikan bahwa program seperti ini adalah bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam mendorong kemandirian UMKM. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Asmo Sulsel yang menyasar sektor perkebunan dan pertanian melalui penguatan kapasitas UMKM lokal.
“Kami percaya, keberhasilan UMKM lokal akan berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami ingin membekali mereka dengan ilmu yang aplikatif dan membangun ekosistem kolaboratif yang saling mendukung,” ujar Evalyn.
Melalui kolaborasi bersama komunitas seperti Kebun Tetangga Cokonuri, Asmo Sulsel berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lainnya, guna mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih inklusif dan berdampak sosial luas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
