Terkini, Makassar – Penyandang disabilitas mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bidang otomotif yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wirajaya Makassar bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Pangkajene Kepulauan.
Pelatihan ini berlangsung selama 20 hari, mulai 1 hingga 20 April 2026, di Gedung Vokasi Otomotif Sentra Wirajaya Makassar, Jalan AP Pettarani.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan, kompetensi, serta peluang kerja bagi penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan mampu bersaing di dunia kerja.
Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) ini difokuskan pada bidang otomotif, khususnya sistem kendaraan berbasis injeksi.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung menggunakan peralatan otomotif yang telah disiapkan. Para peserta juga akan dibimbing oleh instruktur berpengalaman di bidang otomotif.
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
Sebelum pelatihan dimulai, pihak penyelenggara dari Sentra Wirajaya Makassar bersama BPVP Pangkajene Kepulauan terlebih dahulu melakukan proses rekrutmen dan asesmen terhadap puluhan calon peserta.
Dari proses tersebut, terpilih 16 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan selama 160 jam pelajaran.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin, dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas sehingga memiliki kesempatan kerja yang lebih luas di masa depan.
Menurutnya, program Pelatihan Berbasis Kompetensi ini bukan hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi peserta melalui sertifikasi kompetensi.
“Kegiatan ini merupakan wadah agar kompetensi yang dimiliki peserta dapat terstandar dan memiliki legalitas dalam bentuk sertifikasi kompetensi nantinya. Dengan demikian, keterampilan yang dimiliki dapat diakui dan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
