Putuskan Konsultasi ke Mendagri, Pimpinan Rapat Bamus DPRD Jeneponto Bungkam

Putuskan Konsultasi ke Mendagri, Pimpinan Rapat Bamus DPRD Jeneponto Bungkam

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto Rapat Badan Musyawarah (Bamus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto tentang pembahasan penentuan jadwal Rapat Paripurna Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua DPRD Jeneponto berlangsung, Senin, 13 Januari 2020.

Rapat Bamus yang dipimpin langsung Ketua DPRD Jeneponto, Salmawati di ruang rapa Komisi 1 dengan dihadiri semua anggota Bamus DPRD Jeneponto, memutuskan untuk konsultasi ke Menterian Dalam Negeri.

“Rapat Bamus tadi, pimpinan rapat memutuskan untuk konsultasi ke pusat (Mendagri), untuk memperjelas seperti bagaimana mekanisme pergantian Ketua DPRD,” kata Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq.

Dari informasi yang dihimpun terkini.id, usai rapat, sejumlah anggota Bamus tidak setuju dengan konsultasi ke Mendagri.

“Ada beberapa tadi yang tidak setujui konsultasi, cuman karena beliau yang memimpin rapat yang diputuskan untuk konsultasi, karena Sekwan sudah konsultasi ke DPP Gerindra,” kata Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq.

Dimana sebelumnya 17 anggota Bamus DPRD Jeneponto telah melakukan konsultasi ke Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saat itu, Biro Pemerintahan merespon untuk segera melakukan rapat Bamus terkait pergantian Ketua DPRD Jeneponto,” kata Imam Taufiq.

Sementara, Pimpinan rapat Bamus yang juga Ketua DPRD Jeneponto, Hj Salmawati tidak ingin berkomentar saat awak media akan mewawancarai usai rapat Bamus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.