Tak Ada Kejelasan Jadwal Presiden Lantik Andi Sudirman Sebagai Gubernur Sulsel, DPRD Bersurat ke Setneg

Tak Ada Kejelasan Jadwal Presiden Lantik Andi Sudirman Sebagai Gubernur Sulsel, DPRD Bersurat ke Setneg

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyurati Sekretaris Negara (Setneg) terkait kejelasan usulan pengangkatan Gubernur Sulsel secara definitif.

Hal itu dilakukan, karena tidak adanya kejelasan jadwal Presiden melantik Andi Sudirman Sulaiman sebagai gubernur definitif.

Padahal DPRD Sulsel telah mengajukan usulan administrasi pengangkatan dan pelantikan gubernur definitif ke pemerintah pusat sejak 25 Januari 2022 lalu.

Bahkan, Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Kementerian Dalam Negeri, Andi Bataralifu menyebut jika berkas administrasinya sudah diproses dan diteruskan ke Setneg.

Menanggapi perihal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah Erbe mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat pimpinan DPRD, disepakati untuk kembali bersurat ke Setneg untuk mempertanyakan dan meminta kejelasan pelantikan gubernur secara definitif.

Baca Juga

“Ini sudah hampir sebulan, belum ada tanda-tanda akan ada pelantikan gubernur secara definitif, makanya DPRD kembali bersurat meminta jadwal pelantikan,” ungkap Ni’matullah, di ruang kerjanya, Kamis 24 Februari 2022.

Ulla sapaan akrab Ni’matullah Erbe menambahkan, belum dilantiknya gubernur definitif menyebabkan roda pemerintah di Sulsel berjalan lambat. 

Sebab Andi Sudirman yang berstatus wakil gubernur mengarangkap sebagai Plt Gubernur Sulsel sangat terbatas dalam mengambil keputusan dan kebijakan karena harus dikonsultasikan ke pemerintah pusat.

“Saya kira pemerintah pusat tidak boleh membiarkan dan memberi kesan seolah-olah menggantung ini barang. Kita butuh gubernur definitif agar bisa mengambil keputusan dan kebijakan secara tepat,” ujar Ulla sapaan akrab Ni’matullah Erbe.

Jika Andi Sudirman tidak juga dilantik hingga 5 Maret 2022. Maka tidak bisa lagi mengajukan pengusulan calon wakil gubernur. Menurut Ulla, hal itu sangat merugikan Provinsi Sulsel.

“Kalau tidak ada wakil, nanti gubernur kewalahan mengurus Sulsel, ini provinsi besar dengan sejumlah persoalan. Olehnya itu kita butuh pemerintah pusat mempertimbangkan serius bahwa kita butuh segera hadir gubernur secara definitif,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.