Terkini.id, Jakarta – Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara buka suara atas meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.
Pawang hujan tersebut ikut berduka dan mengunggah postingan haru.
Ia terlihat memaerkan foto nya bersama sosok Tjahjo yang dikenal sebagai menteri bersahaja dan berkharisma.
Tak disangka, Mbak Rara ternyata pernah bertemu dan foto bareng Tjahjo.

Ia ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Tjahjo. Tak mengumbar ramalan, Rara memilih mendoakan Tjahjo.
- Ternyata Inilah Alasan Presiden Jokowi Pilih Azwar Anaz Jadi Menteri PAN RB
- PDIP Mulai Bahas Calon Menteri PAN-RB Pengganti Tjahjo Kumolo
- Gubernur Sulsel Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Menpan-RB Tjahjo Kumolo
- Khofifah Sebut Wafatnya Tjahjo Kumolo di Hari Jumat Pertanda Baik: Hati Beliau Pada Perlakukan Kesetaraan Warga Sangat Kuat Sekali
- Tjahjo Kumolo Menteri PAN-RB Tutup Usia, Rahajeng: Infeksi Menyebar Sampai ke Paru
“Rest In Peace Almarhum bp Tjahyo Kumolo Mentri PAN RB Ketua TKN 2014 Kader PDIP teladan. Terimakasih atas banyak kenangan yg baik sejak Era Pilpres 2013-2014 Sampai sekarang,” kata Rara.
Sebelumnya, Rara dikecam oleh pihak MUI karena meramalkan kalau Eril putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan ditemukan dalam keadaan meninggal. Pasca teguran itu, Rara langsung meminta maaf.
“Buat MUI yg memberikan himbauan dan kecaman buat Rara soal anak pak Ridwan kamil dinilai bikin gaduh ya. Rara haturkan maaf ya. Rara pernah meramal anak presiden Jokowi mas Gibran diprediksi akan menjadi walikota atas izin Allah YME waktu menjawab ramalan itu bisa terjadi. Begitupun ramalan lain hanya waktu yg bisa menjawab apakah meleset atau jitu,” kata Rara seperti dikutip wowkeren.com Jumat 01 Juli 2022.
Sementara itu, pihak keluarga belum buka suara soal rencana pemakaman Tjahjo. Meski begitu, putri Tjahjo, Rahajeng Widyaswari, mengungkap doa haru atas meninggalnya sang ayah.
Rahajeng juga sebelumnya sempat mengungkap kabar terkait kondisi Tjahjo. Ia membeberkan jika Tjahjo sempat menderita infeksi paru-paru.
“Sekarang kondisi Bapak sudah membaik dan cenderung stabil. Intinya bukan seperti yang beredar yang mengatakan Bapak koma atau tidak sadarkan diri, itu tidak benar,” kata Rahajeng pada 26 Juni. “Ada infeksi yang menyebar hingga ke paru-paru.”
Namun takdir berkata lain. Menteri berusia 64 tahun tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Abdi Waluyo, Jakarta pada Jumat 01 Juli 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.