Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 yang kini terintegrasi dalam aplikasi LONTARA+ sebagai upaya memperkuat transparansi dan digitalisasi layanan pendidikan.
Peluncuran SPMB 2026 dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa inovasi utama tahun ini adalah integrasi sistem pendaftaran ke dalam aplikasi LONTARA+, sehingga seluruh proses dapat dilakukan secara daring.
“Pelaksanaan SPMB tahun ini menghadirkan inovasi berbasis digital melalui aplikasi LONTARA+ untuk memberikan kemudahan akses sekaligus menjamin transparansi,” ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mulai dari jadwal, persyaratan, hingga pemantauan proses seleksi secara real-time.
- Rayakan 40 Tahun Kebersamaan, SMADA 86 Juara Fashion Karnaval TSN II
- Kenaikan Biaya Umrah 2026 Seperti Tsunami: Harga Naik Drastis Jelang Keberangkatan Juli-Agustus
- BCA Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Nasabah, Imbau Waspada Modus Penipuan
- Paripurna Hak Angket DPRD Gowa Digelar Senin 25 Mei, Dukungan 40 Legislator Menguat
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
Orang tua juga dapat melihat posisi dan peringkat anak berdasarkan jalur seleksi yang dipilih, termasuk jalur domisili.
Selain mempermudah akses, sistem ini dirancang untuk meminimalisir antrean, mencegah praktik kecurangan, serta memastikan proses berjalan secara terbuka dan akuntabel.
Pemerintah Kota Makassar tetap menyediakan akses melalui laman resmi SPMB. Namun, kehadiran LONTARA+ menjadi langkah strategis dalam mendorong digitalisasi layanan publik yang terintegrasi.
Achi menambahkan, berbagai kendala teknis pada pelaksanaan sebelumnya telah diantisipasi, termasuk penyediaan server terpisah untuk setiap jenjang pendidikan.
“Tahun ini sistem dirancang lebih stabil. Setiap jenjang memiliki server tersendiri sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi gangguan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
