Ratusan Atlet Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur Sulsel, Menyambut Pergantian Pj Gubernur

Ratusan Atlet Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur Sulsel, Menyambut Pergantian Pj Gubernur

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini, Makassar – Ratusan Atlet dari berbagai cabang olahraga menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar, Jumat 17 Mei 2024.

Dari ratusan massa yang berkumpul, terdapat seratus lebih para atlet turut serta dalam aksi damai untuk menyambut Prof Zudan sebagai Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Selatan yang baru saja dilantik menggantikan Bahtiar.

Para peserta aksi menyatakan kegembiraan mereka atas pemberhentian Bahtiar sebagai PJ Gubernur Sulsel. Meskipun masa jabatannya belum genap setahun, Bahtiar dinilai telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang prematur dan pernyataan yang meresahkan masyarakat Sulawesi Selatan.

Salah satu pernyataannya yang kontroversial adalah tentang budidaya pisang dan klaim bahwa Sulsel mengalami kebangkrutan dan defisit. Namun, pernyataan ini dibantah oleh DPRD Sulsel yang tidak pernah menyatakan bahwa Sulsel bangkrut.

Salah satu orator yang mewakili atlet, Sahril pelatih karate, menyampaikan orasinya dengan penuh semangat. Ia menyoroti kurangnya perhatian Dr. Bahtiar terhadap dunia olahraga di Sulawesi selatan.

Baca Juga

Meskipun KONI Sulsel mengalami peningkatan prestasi dengan meloloskan 412 atlet mengikuti PON XXI Aceh-Medan pada September 2024, alokasi anggaran hanya diberikan sebesar 17,5 miliar rupiah.

Berangkat saja kontingen dengan biaya akomodasi, uang saku, penerbangan 4 kali sudah mencapai belasan Miliar rupiah. Belum peralatan tanding, pemeriksaan kesehatan dan kebutuhan latihan lainnya, ungkap Sri.

Hal ini sangat kontras dengan anggaran olahraga tahun 2021, di mana 226 atlet yang lolos ke PON XX di Papua dibekali dengan anggaran 32 miliar rupiah, meskipun saat itu anggaran juga diprioritaskan untuk penanganan wabah Covid-19.

“Kini, saat Covid-19 telah berlalu, anggaran malah dialokasikan untuk budidaya pisang yang mencapai ratusan miliar rupiah. Informasi ini berasal dari kalangan pegawai Pemprov sendiri dan menjadi perbincangan luas di masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Nasir.

Ia menambahkan permohonannya kepada Prof. Zudan agar lebih memperhatikan kebutuhan dunia olahraga di Sulsel, mengingat tahun 2024 ini adalah puncak prestasi olahraga Sulsel selama beberapa PON terakhir.

Aksi damai ini berjalan tertib dan lancar, dengan harapan besar bahwa PJ Gubernur yang baru akan membawa perubahan positif, terutama dalam mendukung perkembangan dan prestasi olahraga di Sulawesi Selatan.

Masyarakat dan para atlet berharap kepemimpinan Prof. Zudan akan memberikan perhatian yang lebih baik dan alokasi anggaran yang lebih proporsional untuk sektor olahraga. Kalau kami berhasil membawa medali yang banyak, maka bendera Sulsel akan berkibar secara nasional. Ungkap para atlet.

Aksi damai ini bukan hanya sebuah ungkapan kegembiraan atas perubahan kepemimpinan, tetapi juga sebagai seruan bagi pemerintah untuk lebih bijak dalam mengelola anggaran dan memperhatikan semua sektor yang berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.