Ratusan Jamaah Umrah Asal Makassar Tertahan di Mekkah Akibat Tunggakan Travel

Ratusan Jamaah Umrah Asal Makassar Tertahan di Mekkah Akibat Tunggakan Travel

K
Kamsah

Penulis

Ketika dikonfirmasi oleh Terkini mengenai tunggakan pembayaran dan penahanan paspor jamaah, pihak Travel Salsabila memberikan tanggapan yang terkesan kurang memuaskan.

Ombong Darmayanti, perwakilan dari Travel Salsabila, enggan memberikan penjelasan yang rinci mengenai permasalahan tunggakan tersebut. Kendati begitu, Ia membantah seluruh informasi tersebut.

“Belum memang jadwal pulang ke Indonesia,” ujar Ombong Darmayanti, Selasa, 3 September 2024.

Ia menambahkan bahwa para jamaah dijadwalkan akan meninggalkan Mekkah pada hari Rabu, 4 September 2024.

Tanggapan yang terkesan menghindar dari pihak Travel Salsabila semakin memicu pertanyaan dan keraguan di kalangan publik. Banyak yang mempertanyakan tanggung jawab pihak travel dalam memastikan kelancaran ibadah umrah para jamaah.

Baca Juga

Kasus ini mengungkap sejumlah permasalahan serius dalam penyelenggaraan ibadah umrah, terutama terkait dengan transparansi keuangan dan perlindungan konsumen.

Tindakan pihak Asosiasi Kesthuri untuk menahan paspor jamaah sebagai jaminan pembayaran, meskipun dapat dipahami dari sudut pandang bisnis, namun menimbulkan pertanyaan mengenai hak-hak para jamaah sebagai konsumen.

Di sisi lain, sikap pihak Travel Salsabila yang enggan memberikan penjelasan yang transparan mengenai permasalahan ini semakin memperburuk situasi.

Hal ini menimbulkan kesan bahwa pihak travel berusaha untuk menyembunyikan fakta dan menghindari tanggung jawab.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi calon jamaah umrah untuk selalu berhati-hati dalam memilih travel penyelenggara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.