Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan R Adnan mengaku, terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).
Irwan mengaku selalu melaksanakan sosialisasi kepatuhan wajib pajak. Mulai wajib pungut pajak restoran, hotel, parkir, hiburan, reklame, air bawah tanah, sarang burung walet, mineral bukan logam dan batuan, PBB, dan BPHTB.
“Semua wajib pajak diundang dan diberikan pemahaman agar taat bayar pajak,” kata Irwan, 19 Februari 2020.
Dia mengatakan, pajak dan restribusi memberikan peran penting dalam pembangunan Kota Makassar. Sehingga wajib pajak perlu didorong patuh, untuk meningkatkan PAD.
“Sosialisasi terus kita dorong. Karena pajak yang kita gunakan untuk bangun infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik,” kata Irwan.
- Kalla Toyota Cetak Rekor Penjualan Juni 2026, Sambut Juli dengan Event Hybrid Terbesar di Makassar
- Poltekpar Makassar Tembus Peringkat Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
- Agropreneur Summit 2026 Perkuat Generasi Muda Wirausaha Pertanian
- Siapkan Tenaga Kerja Unggul, Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi, Tekankan Kualitas SDM Kunci Kesejahteraan
- Gakkum Kehutanan Ungkap Aksi Perambahan Hutan Lindung di Luwu Timur, Dua Orang Diamankan
Irwan mengatakan, kepatuhan wajib pajak terus mengalami peningkatan. Bapenda juga sedang disupervisi oleh Korsupgah KPK RI.
Sebagai kota metropolitan, Makassar diharapkan bisa memiliki kemampuan keuangan daerah yang kuat. Bisa mengurangi ketergantungan dengan pemerintah pusat.
“Jika PAD capai target, pembangunan daerah juga akan semakin baik,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
