Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan R Adnan mengaku, terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).
Irwan mengaku selalu melaksanakan sosialisasi kepatuhan wajib pajak. Mulai wajib pungut pajak restoran, hotel, parkir, hiburan, reklame, air bawah tanah, sarang burung walet, mineral bukan logam dan batuan, PBB, dan BPHTB.
“Semua wajib pajak diundang dan diberikan pemahaman agar taat bayar pajak,” kata Irwan, 19 Februari 2020.
Dia mengatakan, pajak dan restribusi memberikan peran penting dalam pembangunan Kota Makassar. Sehingga wajib pajak perlu didorong patuh, untuk meningkatkan PAD.
“Sosialisasi terus kita dorong. Karena pajak yang kita gunakan untuk bangun infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik,” kata Irwan.
- Honda Bikers Day 2026 Hadir di Makassar, Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
- Honda CT125 Hadir dengan Warna Baru Matte Fresco Brown, Makin Ikonik
- Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum untuk Dukung Operasional Pelabuhan
- HBD 2026 Usung "Legacy of Spirit", Satukan Bikers Lintas Generasi
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 130 Persen di Sulsel
Irwan mengatakan, kepatuhan wajib pajak terus mengalami peningkatan. Bapenda juga sedang disupervisi oleh Korsupgah KPK RI.
Sebagai kota metropolitan, Makassar diharapkan bisa memiliki kemampuan keuangan daerah yang kuat. Bisa mengurangi ketergantungan dengan pemerintah pusat.
“Jika PAD capai target, pembangunan daerah juga akan semakin baik,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
