“Tahapan ini sangat penting untuk mengetahui jumlah serta kualitas cadangan/sumber daya nickel di area Tanamalia, yang kemudian akan digunakan untuk mengevaluasi kelayakan tekhnis ekonomis pengembangan area tersebut, meskipun eksplorasi belum diselesaikan.
PT Vale telah menandatangani nota kerja-sama dengan pabrikan mobil Eropa guna mengembangkan pabrik pengolahan bijih nikel Tanamalia” bebernya.
Kalau ini berhasil dilakukan, proyek pengembangan ini adalah investasi nickel Indonesia yang langsung melibatkan Perusahaan Eropa.
Hal ini memiliki nilai penting, bukan saja mendorong hilirisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki nilai strategis secara geo-politik.
“ Proyek pengembangan Tanamalia ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Republik Indonesia,” sambung nya.
Keresahan Masyarakat Karena kehilangan Mata Pencaharian
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Prestasi Nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ISMAPETI XXI
- Kadispora Syamsul Bahri Buka Makarena Season 2, E-Sport Jadi Ruang Kreativitas dan Prestasi Anak Muda
Dalam kesempatan ini, manajemen PT vale juga memaparkan upaya perusahaan terhadap keresahan masyarakat Loeha Raya yang mengkhawatirkan kehilangan mata pencaharian serta ancaman nasib generasi mendatang di Tanamalia.
Berbagai langkah dan upaya yang dilakukan PT Vale beber Aswadi adalah:
1. Senantiasa membuka ruang diskusi untuk mencari solusi bersama seperti dalam RDP yang digagas oleh DPRD Luwu Timur
2. PT Vale akan melakukan inventarisasi aset dan identifikasi petani terdampak melalui sensus (profil pengguna lahan, status lahan, identifikasi tanaman, harapan petani, cara menghitung biaya operasional dan produksi, dokumentasi) sebagai acuan dalam menyusun skema penyelesaian masalah bersama petani
3. Sebagai pemegang izin PPKH, PT Vale berkewajiban untuk lakukan eksplorasi yang akan dimulai pada Februari 2025 dan diperkirakan selesai pada tahun 2026 dan meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
