Respons Rekomendasi DPRD, Bapenda Makassar Lakukan Ini

Respons Rekomendasi DPRD, Bapenda Makassar Lakukan Ini

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan R Adnan merancang terobosan baru guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Langkah ini juga sebagai upaya melaksanakan rekomendasi DPRD Kota Makassar.

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Mario David menyebut rapor kinerja Bapenda masih merah. Pasalnya, realisasi pendapatannya baru mencapai Rp 359.801.016.991 atau 26,85 persen di semester pertama.

11 pos dari pajak daerah, belum ada yang terealisasi 50 persen. Hanya pajak restoran yang paling tinggi penerimaannya. Yakni Rp 84.941.402.491 dengan persentase 49,97 persen.

Disusul, pajak reklame yang penerimaannya sudah mencapai 41,26 persen atau Rp20.630.512.129, serta pajak penerangan jalan yang baru mencapai Rp89.287.744.426 atau 37,20 persen.

Mario menilai capaian Bapenda ihwal penerimaan pendapatan belum sesuai target sehingga masih perlu melakukan optimalisasi.

Baca Juga

“Kami sudah menggelar rapat evaluasi. Ada sejumlah kendala mengapa realisasi pendapatan masih kurang. Makanya Bapenda harus menggenjot kinerja lagi,” katanya.

Kepala Bapenda Irwan mengatakan akan melakukan optimalisasi pendapatan dengan mengevaluasi pengawasan di lapangan. Hal ini untuk memastikan penggunaan sistem online berjalan sesuai dengan peruntukannya.

“Karyawan Bapenda semua turun ke lapangan. Hal ini dalam kaitan peningkatan PAD,” kata dia kepada Terkini, Senin 24 Juni 2019.

Irwan berharap metodologi tersebut menjadi efektif sehingga menjadi satu terobosan dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia optimis, dalam waktu dekat, peningkatan pendapatan mampu meningkat secara signifikan.

“Kita optimalkan, maksimalkan teman-teman sumber daya yang ada sehingga pekerjaannya bisa maksimal sehingga bisa lebih tepat sasaran,” paparnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.