Terkini, Jeneponto – Ribuan warga dari Kecamatan Bangkala dan Bangkala Barat memadati Lapangan Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kondisi jalan yang rusak parah selama enam tahun terakhir.
Dalam acara kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 4, warga meneriakkan penolakan terhadap pemimpin yang hobi menjanji tapi tidak dibuktikan. Mereka menginginkan calon pemimpin yang solutif.
Masyarakat yang hadir merasa perlu menyampaikan aspirasi mereka terkait jalan rusak yang belum diperbaiki selama bertahun-tahun. Mereka menyatakan bahwa kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga mempengaruhi perekonomian warga setempat yang mengandalkan infrastruktur jalan sebagai akses utama untuk transportasi dan distribusi hasil tani.
Untuk itu ribuan massa itu menaruh harapannya terhadap Paslon nomor urut 4, Syamsuddin Karlos-Syafruddin Nurdin untuk mewujudkan aspirasi yang disampaikan. Jalan yang berada di sepanjang Desa di kecamatan Bangkala dan Bangkala Barat sudah rusak parah dan nyaris tak layak digunakan.
Selama enam tahun terakhir, jalanan berlubang dan tergenang saat hujan menghambat lalu lintas dan sering kali menyebabkan kecelakaan.
- PT Vale Gercep Salurkan Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung dan Banjir di Pomalaa
- Bekerjasama dengan Sulawesi Berlian Motor, Mitsubishi Buka Diler Perdana di Gowa
- Revitalisasi Pasar Bulukumba Masih Ditelusuri Aparat Penegak Hukum
- Tim Hukum Eks Anggota Baznas Enrekang Beberkan Kekeliruan Jaksa: ZIS Bukan Anggaran Negara
- Tak Perlu ke Luar Sulawesi, Fasilitas MRI dan Endoskopi Kini Hadir di Primaya Hospital Hertasning
Warga mengaku sangat kecewa karena hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jalan tersebut.
Salah seorang warga, Rahmat, menyatakan bahwa setiap kali musim hujan tiba, kondisi jalan semakin parah dan berbahaya bagi pengendara.
“Kami sudah lelah menunggu janji-janji kosong. Setiap tahun kami dijanjikan perbaikan jalan, tetapi hingga saat ini tidak ada perubahan. Anak-anak kami kesulitan pergi ke sekolah, dan kami juga sulit mengangkut hasil tani ke pasar,” ujar Rahmat.
Dalam acara kampanye dialogis yang diadakan pasangan calon nomor urut 4, aspirasi warga tidak hanya terbatas pada permasalahan infrastruktur jalan.
Mereka juga secara terang-terangan menyatakan ketidaksetujuan terhadap calon pemimpin yang lebih dikenal sebagai penjanji daripada sebagai sosok yang paham akan permasalahan rakyat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
