Publik Sebut Kasus Eril Demi Popularitas Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Kalau Respon Orang Gila, Kamu Ikut Gila

Publik Sebut Kasus Eril Demi Popularitas Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Kalau Respon Orang Gila, Kamu Ikut Gila

R
Sigit
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Keluarga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Kang Emil menjadi sorotan banyak orang saat sang anak, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril diberitakan hilang di Sungai Aare, Swiss.

Dari pertama Eril dikabarkan hilang hingga dinyatakan meninggal, banyak orang yang bersimpati dan turut memanjatkan doa.

Namun, ada-ada saja pihak yang justru meninggalkan komentar negatif atas kabar hilangnya Eril ketika itu.

Salah satu yang ramai disoroti soal itu, yakni adanya netizen yang menuding bahwa hilangnya Eril adalah rekayasa demi Pilpres 2024.

Komentar-komentar negatif ini pun saat itu ternyata diketahui oleh Ridwan Kamil dan keluarga.

Baca Juga

“Kan nggak semua orang juga punya empati ya, ada yang nuduh politik gini gini,” kata Ridwan Kamil, sebagaimana dikutip HopsID, Kamis 7 Juli 2022.

Namun, Kang Emil berusaha tidak merespons orang-orang yang berkomentar negatif.

Ia memegang pepatah Arab yang menyatakan bahwa merespons orang gila hanya akan membuat kita ikut gila.

“Pepatah bangsa Arab mengatakan, kalau kamu merespons orang gila, maka kamu ikut gila,” kata Kang Emil.

“Jadi memang nggak perlu direspons terhadap hal-hal yang di luar nalar dan etika,” lanjutnya.

Dilansir dari Suara, ketika itu memang ada beberapa komentar negatif terkait hilangnya Eril. Salah satu yang banyak disoroti saat itu adalah akun @kevinwijayaoey.

Pengguna akun ini dengan tega menyebut tragedi hilang Eril sebagai upaya untuk mendongkrak popularitas Ridwan Kamil di Pilpres 2024 nanti.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.