Terkini.id, Jakarta – Pengacara dan pegiat media sosial, Husin Shihab menanggapi soal sengketa lahan antara pengamat politik, Rocky Gerung dan Sentul City.
Husin utamanya menyoroti informasi bahwa Rocky Gerung memperoleh tanah yang ia sengketakan dengan Sentul City dari mafia tanah.
Ketua Cyber Indonesia itu lantas menyindir Rocky Gerung dengan menyebutnya sebagai orang yang dungu.
Pasalnya, menurut Husin, tanah garapan yang diperoleh dari mafia hukum itu sudah jelas tidak sah.
Sementara, seperti diketahui, Ricky Gerung bersikukuh bahwa tanah tempatnya membangun rumah itu adalah miliknya secara sah.
- Diskusi Situasi Global di UNM, Pembicara Soroti Penurunan Kualitas Demokrasi Indonesia
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- Rocky Gerung Beri Tanggapan, Usai Tim PDIP Cabut Laporannya
- Rocky Gerung Akui Sudah Jadi Tersangka
- Kasus Penyebaran Berita Bohong Rocky Gerung Naik Penyidikan
“Sudah jelas tanah garapan yang diperoleh dari mafia hukum tidak sah secara hukum dan mafianya sudah pada dipenjara,” katanya melalui akun Twitter HusinAlwi pada Rabu, 15 September 2021.
Husin Shihab mengatakan itu sebagai respons terhadap pernyataan konsultan properti, Eka Gumilar yang juga menyindir Rocky Gerung.
Eka Gumilar menyebut bahwa Rocky Gerung menutupi kedunguannya yang membeli lahan bodong dari mafia tanah dengan menyalahkan Sentul City.
“Rocky Gerung menutupi kedunguannya membeli lahan bodong dari mafia tanah,sentul city yg disalahkan?” katanya melalui akun Twitter Ekagumilars pada Minggu, 12 September 2021.
Eka melanjutkan bahwa lebih dungu lagi sebab masalah sengketa tanah ini dipolitisasi dengan menyeretnya menjadi arena pertarungan cebong kampret.
“Makin parah sakitnya bangsa kitat ini. Saya hapal area sentul city sejak 1996,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
