Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung menilai penangkapan sejumlah aktivis dilakukan pemerintah dan aparat cuma untuk cari bukti demi membenarkan tudingan ada dalang di balik aksi demo.
Seperti diketahui, aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa yang bertujuan menyuarakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja di berbagai daerah diwarnai kericuhan dan aksi anarkistis.
Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pun dituduh berada di balik aksi tersebut.
Sejumlah pentolan dan aktivis KAMI lalu diciduk polisi dengan tuduhan menghasut demonstrasi buruh dan mahasiswa tersebut. Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana dijerat dengan UU ITE.
Rocky Gerung memandang penangkapan sejumlah koleganya itu tidak masuk akal. Lebih dari itu, penangkapan tersebut dilakukan untuk menyediakan bukti atas tuduhan yang sudah dilontarkan sebelumnya.
- Massa Komite Adat Seruduk Kantor DPRD Sulsel, Desak Pembentukan Pansus Hak Angket GMTD
- Astra Motor Sulsel Peringati HUT ke-56 dengan Donor Darah, Kumpulkan 82 Kantong Darah
- Kisah Dua Legenda, Satu Takdir, Saat Messi dan Yamal Bertemu di Puncak Piala Dunia 2026
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
”Tuduhan itu pertama kali berasal dari Airlangga. Kan Menko yang pertama kali mengatakan ada dalang di belakangnya. Masalahnya, kalau ada tuduhan maka harus bisa dibuktikan,” ujar Rocky saat diwawancarai Rahma Sarita dalam video yang diunggah di saluran Youtube, Kamis 15 Oktober 2020.
Menurut salah satu deklarator KAMI ini, kalau tidak bisa dibuktikan maka akan dicari buktinya. ”Sudah pakai teori ada ada dalang, tapi tidak ada yang ditangkap. Yang paling mudah nuduh KAMI, kan tidak ada ada yang berani menangkap SBY. Awalnya kan nuduh SBY, disebut-sebut sebagai yang membiayai. Kenapa tidak tangkap saja SBY? Atau Gatot Nurmantyo?” ujar Rocky.
Rocky melihat pola penangkapan aktivis kritis akan berlanjut sedikit demi sedikit. ”Jadi kelihatannya dicicil, hanya untuk membuktikan teori bahwa ada dalang. Itu hal yang sangat standar di dalam perpolitikan kita,” kata dia.
Saat ditanya apakah dia siap bila sewaktu-waktu ditangkap karena juga bagian dari KAMI, terlebih kerap melontarkan kata dungu, Rocky menjawab enteng. ”Itu lebih dungu lagi dong,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
