Terkini.id, Makassar – Selasa, 2 April 2023 bertempat di Auditorium RS Unhas, Prof Dr Farida Patintingi, SH, MHum selaku Ketua Satgas Pencegahan & Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) beserta beserta tim hadir memberikan sosialisasi di Lingkup RS Unhas.
Direktur Utama RS Unhas Prof. dr. Andi Muhammad Ichsan.,Ph.D.,Sp.M (K) memberikan sambutan dan menyampaikan bahwa potensi kekerasan seksual ini telah lama menjadi potensi yang mengancam peserta didik dan juga seluruh civitas akademika di dunia pendidikan.
“Untuk itu kita harus mengenali dan mencegah agar tidak menjadi kasus yang dapat menodai wajah pendidikan di Indonesia,” ujarnya.
Dia juga menerangkan bahwa yang hadir dalam sosialisasi ini merupakan para direksi dan manajer serta seluruh staf RS Unhas yang hadir secara luring dan daring via zoom.
Kegiatan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tim PPKS Unhas Prof. Dr. Farida Patintingi, SH.,M.Hum , yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni dan Sistem Informasi Unhas.
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Wujudkan Rumah, Kendaraan dan Liburan Impian di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
- Kinerja Solid PJM Wilayah 2: Laba Bersih Tembus 206 Persen dari Target di Tengah Tantangan Global
- Telkomsel Perkuat Layanan Inklusif untuk 'Teman Tuli' di GraPARI Area Pamasuka
Dalam sambutannya, Prof Farida menjelaskan bahwa seluruh civitas akademika dan warga kampus Unhas harus dapat menerapkan nilai-nilai ke-Unhasan terutama pada aspek integritas yaitu jujur, bertanggung jawab, menghindarkan diri dari hal-hal tercela, sehingga hal-hal seperti kekerasan seksual dapat terhindarkan.
Universitas Hasanuddin (UNHAS) telah memperkuat langkah-langkahnya dalam melindungi civitas akademika dan warga kampus dari ancaman yang meresahkan dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus, yang membutuhkan tindakan proaktif untuk mencegah dan menanggulangi kejadian serupa di masa depan.
Ia melanjutkan bahwa Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang beresiko terjadi kekerasan seksual.
Tim ini terdiri dari sejumlah personel yang terlatih dan berkualifikasi, termasuk staf akademis, konselor, dan petugas keamanan kampus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
